Categories: FEATURES

Tren Peredaran Barang Ilegal Bergeser, Pelaku Memanfaatkan Online dan Medsos

Dari Pemusnahan Barang Ilegal Hasil Sitaan Kantor Bea Cukai Papua

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Jayapura melakukan pemusnahan barang bukti hasil penindakan selama tahun 2025. Pemusnahan dilakukan di lapangan parkir Gedung Keuangan Negara di Kota Jayapura, Kamis (18/12) pagi.

Laporan: Karolus_Jayapura

Pemerintah Daerah, unsur TNI-Polri, jajaran instansi vertikal Kementerian Keuangan, aparat penegak hukum diundang untuk menyaksikan pemusnahan barang bukti sitaan Bea Cukai ini. Termasuk sejumlah wartawan media cetak dan online di Jayapura.

Di hadapan para undangan, puluhan hingga ratusan botol minuman keras (miras) berbagai merek dan kelas, dari minuman impor kelas elit seperti Red Label, minuman kelas menengah, hingga miras lokal seperti arak Bali. Tak hanya itu, ribuan batang rokok dari beragam merek yang telah dikeluarkan dari bungkusnya juga ditumpuk rapi di atas meja. Ada pula air minum dalam kemasan tanpa merek dan tanpa izin edar.

Seluruh barang tersebut merupakan hasil penindakan Bea Cukai Jayapura sepanjang tahun 2025. Proses pemusnahan diawali dengan laporan resmi dari pihak Bea Cukai mengenai kronologi dan jenis barang sitaan. Setelah itu, pemusnahan dilakukan secara terbuka.

Botol-botol miras dipecahkan satu per satu, cairannya dibuang ke dalam tong sampah besar. Sementara rokok dimusnahkan dengan cara dibakar. Asap tebal mengepul ke udara, bercampur bau menyengat alkohol yang menusuk hidung. Bahkan, dalam proses tersebut sempat terjadi insiden kecil, di mana salah satu petugas mengalami luka di tangan akibat terkena serpihan kaca botol miras.

Kepala Bea Cukai Papua, Fungki Awaludin, menegaskan bahwa pemusnahan ini merupakan agenda rutin setiap tahun anggaran sekaligus bukti nyata sinergi lintas instansi.

“Pemusnahan hari ini adalah wujud nyata kolaborasi Bea Cukai Jayapura dengan satuan kerja vertikal Kementerian Keuangan, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Kejari Mimika Eksekusi Rp5,4 Miliar Uang Pengganti Korupsi Proyek Aerosport 

Kejaksaan Negeri Mimika mengeksekusi barang bukti uang tunai sebesar Rp5,43 miliar dari terpidana kasus korupsi…

7 hours ago

Operator Bulldozer Tewas dalam Kecelakaan Kerja di Jagebob

Kecelakaan kerja terjadi di areal perkebunan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM), tepatnya di Blok 006–012…

8 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Kompleks Barak Penerangan 

Warga kompleks barak penerangan, Jalan Bhayangkara, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang…

9 hours ago

Jalan Yongsu Sapari Jadi Salah Satu Proyek Infrastruktur Besar 2026

Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Salah satunya…

10 hours ago

Bupati Keerom Tegaskan Tidak Boleh Ada Sekolah Kekurangan Guru

Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…

12 hours ago

Produksi Petani Lokal Berkurang Turut Pengaruhi Inflasi Daerah

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…

13 hours ago