Menanggapi sorotan Kementerian Keuangan terkait integritas aparat Bea Cukai dan isu pungutan liar, Fungki menegaskan bahwa Bea Cukai Jayapura telah mencanangkan diri sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). “Kami sudah menegaskan komitmen itu, terutama di wilayah pelayanan seperti bandara dan perbatasan. Ini memang tantangan besar bagi kami untuk terus memperbaiki citra dan pelayanan,” katanya.
Ia mengakui, tugas Bea Cukai kerap dipersepsikan sebagai penghambat masuknya barang. Namun justru di situlah peran negara dijalankan. “Kami diberi waktu satu tahun untuk membuktikan komitmen ini. Apa pun kebijakan dari Pak Menteri dan pusat, kami siap melaksanakan,” tegasnya.
Fungki berharap sinergi lintas instansi yang telah terbangun dapat terus diperkuat. “Dengan keterbatasan personel, kami tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah kunci. Harapan kami, Papua bisa bebas dari barang ilegal, lebih sehat, lebih cerdas, dan lebih maju menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Cukup banyak warga korban kebakaran yang menempatinya. Sebagian besar adalah warga yang masih berkeluarga,…
Insiden berdarah di Bundaran Petrosea itu menimpa dua orang pelajar. Kedua korban mengalami luka tembak…
Merespon terkait dengan putusan MK tersebut Pengamat Kebijakan Publik sekaligus akademisi, Dr. Methodius Kossay, S.H.,…
Seorang pekerja (ABK) tewas dengan kondisi mengenaskan saat menurunkan kapal yang selesai diperbaiki ke sungai.…
Ps. Kanit 1 Subdit Audit Direktorat Pengamanan Objek Vital AKP Muhammad Ridwan, mengataakn bahwa…
Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Papua Selatan Apolo Safanpo mengimbau seluruh kader Partai Golkar…