Menanggapi sorotan Kementerian Keuangan terkait integritas aparat Bea Cukai dan isu pungutan liar, Fungki menegaskan bahwa Bea Cukai Jayapura telah mencanangkan diri sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). “Kami sudah menegaskan komitmen itu, terutama di wilayah pelayanan seperti bandara dan perbatasan. Ini memang tantangan besar bagi kami untuk terus memperbaiki citra dan pelayanan,” katanya.
Ia mengakui, tugas Bea Cukai kerap dipersepsikan sebagai penghambat masuknya barang. Namun justru di situlah peran negara dijalankan. “Kami diberi waktu satu tahun untuk membuktikan komitmen ini. Apa pun kebijakan dari Pak Menteri dan pusat, kami siap melaksanakan,” tegasnya.
Fungki berharap sinergi lintas instansi yang telah terbangun dapat terus diperkuat. “Dengan keterbatasan personel, kami tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah kunci. Harapan kami, Papua bisa bebas dari barang ilegal, lebih sehat, lebih cerdas, dan lebih maju menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat merupakan kesempatan yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mempersiapkan masa depan generasi…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib menyatakan, kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kondisi ternak babi dan kadang…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, mengatakan sebagian besar pembangunan fasilitas di area festival telah rampung. Pemerintah…
Persiapan pelaksanaan Festival Danau Sentani (FDS) ke-15 Tahun 2026 mulai dimatangkan. Pemerintah Kabupaten Jayapura menggelar…
Sekretaris Daerah Provinsi Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, mengatakan keberhasilan program tidak hanya diukur dari capaian…
Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, menjelaskan bahwa sesaat setelah menerima laporan masyarakat, Kapolsek…