Categories: FEATURES

“Suamiku dengan Temannya Terdampar di Sebuah Pulau, Katanya Masih Hidup”

Penantian Nurul Janah Iriyanti, Istri Agus Salim Salah Satu Nelayan yang Dilaporkan Hilang

Agus Salim (30) dan Sa’di, dua orang nelayan yang tinggal di Hamadi ini dilaporkan hilang, sejak berangkat melaut untuk mencari ikan, pada Minggu 4 Januari 2026 lalu. Namun, hingga hampir dua minggu, keduanya tak ada kabar, hingga membuat cemas keluarga. Salah satunya Nurul Janah Irianti, istri dari Agus Salim.

Laporan: Karolus Daot_Jayapura

Sudah sebelas hari berlalu sejak Agus Salim dan Sa’di berangkat melaut pada Minggu malam (4/1). Namun hingga Rabu (14/1), perahu fiber yang mereka tumpangi belum juga kembali merapat ke daratan. Tak ada kabar dan belum ada tanda-tanda keberadaan mereka. Hanya doa yang terus dipanjatkan untuk keselamatan keduanya, agar bisa segera pulang.

Di sebuah rumah kos sederhana di Kelurahan Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Nurul Iriani hari-harinya kini terasa panjang, menanti kabar dengan rasa harap yang bercampur cemas. Lantunan doa tak pernah putus dari bibirnya, juga dari ibu dan ketiga anaknya yang masih kecil.

“Biasanya empat hari sudah pulang. Kadang lima hari. Tapi ini sudah lebih dari seminggu,” ujar Nurul dengan mata berkaca kaca, saat ditemui Cenderawasih pos, Rabu (14/1).

Agus Salim dan Sa’di berangkat dari Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Hamadi menggunakan satu unit perahu fiber bermesin ganda. Bekal yang mereka bawa pun sederhana beras, mi instan, dan telur. Bekal itu, menurut Nurul, memang biasa disiapkan untuk kebutuhan makan selama empat hari di laut. “Karena memang biasanya empat hari baru mereka pulang,” tuturnya.

Tak ada firasat buruk malam itu. Agus pun sadar benar bahwa cuaca Januari dikenal kurang bersahabat, dengan gelombang laut yang kerap tinggi. Namun sebagai nelayan yang sudah bertahun-tahun melaut, kondisi tersebut bukan hal baru baginya. Laut adalah sumber hidup keluarga mereka.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

25 minutes ago

Kericuhan di Pelabuhan, KM Gunung Dempo Pilih Tunda Berlabuh

Saat kapal dalam perjalanan menuju  Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…

1 hour ago

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

13 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

21 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

22 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

1 day ago