

Sejumlah Nelayan yang pulang melaut dengan hendak bongkar muatan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Hamadi. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua berharap ada pembangunan pelabuhan perikanan besar di wilayah utara Papua. (foto:Foto/BPBD for Cepos)
JAYAPURA– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat berharap adanya pembangunan pelabuhan perikanan berskala besar yang dapat direalisasikan pada wilayah utara Papua, guna mendukung optimalisasi potensi perikanan tangkap.
Kepala DKP Papua Iman Djuniawal, mengatakan selama ini sebagian besar hasil tangkapan ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 717 belum sepenuhnya didaratkan di Papua karena keterbatasan fasilitas pelabuhan perikanan yang memadai.
“Papua bagian utara hingga saat ini belum memiliki pelabuhan perikanan besar yang mampu menampung kapal dengan tonase besar, padahal potensi perikanan kita sangat besar dan seharusnya hasil tangkapan itu didaratkan di Papua,” katanya di Jayapura, Jumat (16/1).
Menurut Imam, keberadaan pelabuhan perikanan besar sangat penting untuk mendukung rantai pasok perikanan, mulai dari pendaratan, pengolahan, hingga distribusi hasil tangkapan agar kualitas dan nilai jual ikan tetap terjaga.
“Saat ini pemerintah daerah telah memiliki beberapa pelabuhan perikanan, seperti di Hamadi Jayapura, Biak, dan Serui, namun lokasinya berada di tengah kota sehingga ruang pengembangan ke depan menjadi terbatas,” ujarnya.
Dia menjelaskan oleh karena itu pihaknya sangat mendorong adanya satu pelabuhan perikanan besar di wilayah utara Papua dengan lokasi yang memiliki ruang cukup luas untuk pengembangan jangka panjang.
Page: 1 2
Ketua Komisi B DPR Kota Jayapura, Yuli Rahman, menyambut baik dibukanya ruang sosialisasi perdana…
Hingga 21 Juli 2026, realisasi penerimaan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura baru…
Pihak keluarga mendesak untuk segera disampaikan karena pihak keluarga tidak menerima jika tindakan TPNPB OPM…
Konsep pasar terapung yang memanfaatkan perahu-perahu sebagai lapak jualan menghadirkan suasana berbeda dibandingkan pasar…
Amuk massa yang tak terkendali tidak hanya membuat KD meninggal dunia di lokasi kejadian akibat…
Perjalanan itu dimulai sekitar akhir 2015 hingga awal 2016. Saat itu, Mamik yang masih berprofesi…