Categories: FEATURES

Kekerabatan Pilih Tinggal di Jayapura, Sayangnya Banyak yang Terlibat Kriminal

Menyoal Keberadaan Warga PNG yang Banyak Berkeliaran di Kota Jayapura

Keberadaan warga negara Papua New Guinea (PNG) di Kota Jayapura belakangan makin meresahkan. Selain mereka masuk secara ilegal, banyak diantara mereka yang terlibat dalam kasus kriminal, terutama penyelundupan ganja, komoditas perkebunan, hasil laut dan kriminalitas lainnya.

Laporan: Elfira_Jayapura

Banyak jalur masuk lintas batas antara PNG dengan Kota Jayapura, Indonesia baik lewat jalur laut maupun jalur resmi maupun jalan tikus di kawasan perbatasan darat, membuat aturan lintas batas maupun keimigrasian ini berjalan sesuai dengan aturan yang ada.

Apalagi dengan adanya faktor kekerabatan yang masih kuat antar warga kedua negara di daerah perbatasan ini, makin memudahkan lalu lintas warga. Bahkan, disinyalir banyak juga di daerah perbatasan ini yang mempunyai dua kewarganegaraan.

Faktor kekerabatan salah satu pemicu sebagian warga Papua Nugini memilih tinggal di Indonesia dalam hal ini wilayah Jayapura. Terutama, di kampung-kampung yang berbatasan langsung dengan PNG. Seperti Kampung Skouw Sae, Skouw Mabo, Skouw Yambe. Bahkan, ada juga warga PNG yang tinggal di wilayah Dok dan Hamadi, hingga di pesisir Kabupaten Jayapura .

“Dari sisi aturan, mereka tidak diizinkan untuk masuk tinggal di dalam negara kita tanpa dokumen status kewarganegaraan. Apalagi merangkap kewarganegaraan,” terang Plh Kaban Perbatasan Provinsi Papua, Dolfinus Kareth saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis (12/6).

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Pesawat Dibakar, Pilot Ditembak, Pelaku Langsung Berpose

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…

10 hours ago

Marinus Yaung: KKB Tidak Akan Mendapat Dukungan dan Simpati Asing

Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…

11 hours ago

Presiden Perlu Evaluasi Operasi Keamanan di Papua

Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…

12 hours ago

Singgung Demo Ditahan, Konvoi Bola Dibebaskan

Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…

13 hours ago

Okto Disebut Sebagai Wakil Komandan TPNPB-OPM

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…

14 hours ago

Cetak Sawah Baru di Sota Masih Terkendala Penolakan Warga

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan,   secara…

15 hours ago