Begitu dilantik, ia langsung melapor kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua. Bahkan bersama Wakil Gubernur, ia turun langsung ke sejumlah sekolah untuk melihat kondisi riil di lapangan, termasuk ke SNK Pariwisata dan SNK Agrobisnis di Koya.
“Tanpa guru, anak-anak kita tidak bisa dididik dengan baik. Pendidikan yang berkualitas dimulai dari hubungan yang baik antara dinas, kepala sekolah, dan para guru,” katanya.
Ia rutin mengundang para guru berdiskusi di kantor Dinas Pendidikan. Forum itu menjadi ruang bersama untuk membahas arah pendidikan Papua ke depan, mencari solusi atas persoalan di sekolah, serta merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Menurutnya, Gubernur dan Wakil Gubernur Papua memberikan perhatian serius terhadap sektor pendidikan. Kunjungan langsung ke sekolah dilakukan untuk melihat persoalan secara nyata dan mencari langkah konkret meminimalisir berbagai kendala, termasuk kekurangan guru akibat pensiun. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Kabut asap pekat menyelimuti wilayah Timika dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi,…
Bersamaan dengan penyerahan diri itu, tujuh pucuk senjata api yang selama ini mereka gunakan turut…
Diduga kuat, si rangkong keluar dari habitatnya karena rumahnya terbakar. Karhutla yang melanda sejumlah wilayah…
Kepala Subbagian Tata Usaha TNGR Astekita Ardiaristo mengatakan pendaki yang sebelumnya menggunakan jalur Senaru atau…
Instruksi lainnya menyangkut perlakuan rumah sakit terhadap pasien. Prabowo meminta tidak ada perbedaan pelayanan antara…
Dari seorang anak yang tumbuh dalam keluarga dengan ayah gangguan jiwa dan ibu yang berjuang…