Categories: FEATURES

Ujian di Tenda Darurat Jadi Keteguhan Murid SDN 05 Batanganai

“Senang-senng saja ujian di tenda,” ujar Muhammad Ikhsan, 11, salah seorang murid yang ditanyai Padang Ekspres saat jam istirahat ujian.

Ikhsan dan teman-temannya mungkin tak terlalu memikirkan sebagai beban musibah yang melanda sekolahnya. Namun, mereka tetap saja punya harapan besar. Yakni sekolah itu dapat kembali dibangun.

“Tolonglah bangun sekoah kami pak,” harapnya kepada Padang Ekspres. Ikhsan dan dominan murid di SDN 05 Batanganai adalah anak-anak Korong Kuliek. Korong yang letaknya di kaki bukit Nagari Sungai Buluah Timur. Soal akses di sana sangat terbatas. Sebab, tidak sekali-duakali kesurakan jalan Ketika musim penghujan.

“Tidak mungkin kami sekolah keluar. Itu sangat jauh. Siapa yang akan mengatar kami,” ujar Ikhsan dianggukkan sejulah rekan-rekannya.Hapan besar juga dikemukakan murid lainnya, Rivo Herlino Putra, 11. Ia salah seorang siswa yang butuh perjuangan dan nyali besar untuk pergi sekolah.

“Saya tinggal di Simpang Kuliek. Saya jam 6 atau setengah 7 ke sekolah jalan kaki,” ujarnya.

Penelurusan Padang Ekspres menggunakan Google Map, jarak dari Simpang Kuliek ke SDN 05 Batanganai sekitar 5km. Waktu tempuh menggunakan sepeda motor diperkirakan selama 12 menit.

“Saya dari Simpang Kuliek bertiga dengan teman saya,” ujar Rivo.

Sebenarnya, bukan jarak tempuh dan kondisi jalan saja yang menjadi tantangan bagi Rivo dan rekan-rekannya. Namun, untuk sampai di sekolah mereka menyusuri jalan di sisi kirinya aliran sungai besar. Sedangkan di sisi kiri bukit.“Kalau hujan tentu agak cemas. Tapi biasanya kami diantar ke sekolah kalua hari hujan,” ujarnya.

Bagi Lisa, terlaksananya ujian bukan sekadar rutinitas sekolah, tetapi bukti bahwa banyak hati sedang bekerja bersama. “Dukungan yang datang dari berbagai pihak di Padang Pariaman membuat kegiatan ujian ini tetap bisa berjalan,” ujarnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Kekerasan di Tanah Papua Mengarah ke Kejahatan Kemanusiaan

-Rumah Solidaritas Papua menyoroti meningkatnya eskalasi kekerasan dan dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat…

6 hours ago

Menu Lokal Disiapkan untuk Dukung Dapur MBG di Wilayah Terpencil

Pemerintah Kabupaten Jayapura terus memperkuat dukungan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pembangunan…

7 hours ago

Wali Kota Pastikan Usaha Ikan Assar Jadi Perhatian Pemkot

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan bahwa usaha ikan assar milik masyarakat akan menjadi salah…

8 hours ago

Pemkot Perkuat Lembaga Layanan Anak, Dorong Partisipasi Anak dalam Pembangunan

Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Jayapura…

9 hours ago

Kementerian HAM Perkuat Kewenangan Komnas HAM

Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) mendorong penguatan kewenangan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM)…

10 hours ago

KPK Dalami Dugaan Penukaran Uang Valas oleh Eks Pejabat Bea Cukai

Diketahui, Sisprian telah berstatus tersangka dalam perkara dugaan suap importasi barang dan penerimaan gratifikasi di…

11 hours ago