Categories: FEATURES

Bahasa Daerah Diharap Masuk Mulok di Sekolah dan Diaktifkan di Kampung Adat

“Dari keprihatinan itulah, saya mendorong tekad kuat agar bahasa ibu ini harus dilindungi melalui regulasi yang jelas, sehingga penerapannya bisa dilakukan secara serius,” ungkap Wakil Ketua I DPR Papua, Herlin Beatrix Monim, usai Papat Paripurna penetapan Perdasi dan Perdasus di Gedung DPRP, Jumat (9/1).

Ia menjelaskan, upaya mendorong lahirnya regulasi perlindungan bahasa daerah sebenarnya telah dimulai sejak periode DPR Papua sebelumnya. Namun, berbagai tantangan membuat pembahasannya berjalan alot dan belum terealisasi.

Meski demikian, semangat perempuan Papua ini tidak surut. Pasca dilantik sebagai anggota DPR Papua pada periode 2024-2029 Herlin Beatrix Monim kembali mengambil langkah yang mungkin tidak populer, namun sangat krusial.

Ia intens berdiskusi dengan para pakar, ahli bahasa Papua, akademisi, serta tokoh-tokoh masyarakat adat. “Banyak hal kami diskusikan untuk mendorong lahirnya regulasi hukum yang benar-benar melindungi bahasa dan sastra daerah Papua,” ujarnya.

Motivasi utama lahirnya Perdasi ini, menurut Herlin, adalah keprihatinannya melihat penggunaan bahasa ibu yang kian menurun.

“Bagi saya, bahasa bukan sekadar alat komunikasi. Bahasa adalah identitas, martabat, dan jati diri Orang Asli Papua. Kehilangan bahasa berarti kehilangan akar, kehilangan sejarah, dan perlahan kehilangan siapa diri kita sebenarnya,” tegasnya.

Perjalanan regulasi ini tidak singkat. Draf Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perlindungan Bahasa dan Sastra Daerah telah disusun sejak periode sebelumnya. Proses pembahasannya berlangsung panjang, penuh penyesuaian, serta membutuhkan kehati-hatian agar selaras dengan berbagai regulasi nasional.

Hingga akhirnya, pada awal 2026, DPR Papua melalui rapat paripurna resmi menetapkan Perdasi Perlindungan Bahasa dan Sastra Daerah, bersama sejumlah Perdasi dan Perdasus lainnya.

“Puji Tuhan, dengan proses yang panjang, regulasi ini akhirnya bisa ditetapkan. Ini adalah kerja kolektif, kerja hati, dan kerja komitmen seluruh anggota DPR Papua,” ungkap Herlin penuh syukur.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Dinkes Lanny Jaya Turun Kirimkan Tim Ke 3 Distrik Yang Terdampak Hujan Es

Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…

1 day ago

Pemprov Papua Pegunungan Minta Bantuan Pusat

Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…

1 day ago

Hingga Akhir Tahun 2026 Stok Beras Aman

Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat menyiapkan stok beras sebanyak 27.900 ton…

2 days ago

Lingkungan Pendidikan Harus Jadi Tempat Aman Siswa

   Dia menjelaskan pihaknya berharap ​​​​​​fasilitas olahraga yang dibangun menjadi sarana bagi para siswa untuk…

2 days ago

Abisai Rollo Lantik 1.030 Kader Golkar

   Pelantikan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi Partai Golkar hingga tingkat akar rumput sebagai…

2 days ago

Bupati Keerom Lantik Ketua Baru Kwarcab Pramuka  Keerom

Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…

2 days ago