

Koalisi Enam Belas Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16 HAKTP) Kota Jayapura saat menggelar konferensi pers di Gedung Sopie P3W Padangbulan, Jayapura, Senin (9/10). (Foto: Jimi/Cepos)
Menyimak Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan yang Cenderung Terus Mengalami Kenaikan
Meski telang didorong dengan berbagai komitmen dan program namun nyatanya hingga kini Kasus kekerasan terhadap perempuan di Papua terus alami peningkatan. Entah apakah karena merasa telah membayar mas kawin sehingga bisa semena-mena atau ada faktor lain.
Laporan: Jimianus Karlodi_Kota Jayapura
Wanita memainkan peran penting dalam masyarakat. Meski sering dikatakan pria selalu serbabisa namun tentu tak mudah atau bahkan ada pekerjaan yang belum tentu bisa dilakukan oleh laki-laki. Wanita meski kadang hanya dianggap sebagai pekerja rumahan namun nyatanya memegang peran penting.
Penting bagi kita untuk memahami bagaimana berlaku adil terlebih kepada pasangan sendiri. Dan harus diakui kesini-kesini perempuan seakan tidak mendapatkan perlindungan dari kekerasan, bahkan dalam relasi antar pribadi.
Hal ini ditandai meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan masih terus terjadi terutama pada kelompok rentan yang kerap teraniaya dan menjadi. Korban kerasan terhadap perempuan merupakan masalah serius yang perlu ditangani.
Isu kekerasan terhadap perempuan bukan hanya kasusnya yang terus meningkat, namun juga eksplanasi perbuatan pelaku yang dilakukan pada korban semakin tidak manusiawi dan merendahkan perempuan.
Bentuknya juga beragam bahkan ada juga secara berkelompok. Mirisnya, para korban ini memilih diam seribu bahasa. Hal ini karena pelaku merupakan orang berpengaruh di lingkungan sekitar atau bahkan keluarga terdekat.
Di Papua, berbagai cara yang telah diusahakan oleh berbagai pihak diantaranya komunitas, NGO (Non-Governmental Organization) atau Organisasi Non-Pemerintah dan lainnya. Dengan harapan kasus kekerasan terhadap perempuan di Papua tidak lagi terjadi.
Ia menjelaskan, sebelum pemekaran, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Papua induk mencapai sekitar…
Aiptu Yunus Maturutty menjelaskan, awalnya pelaku diduga melakukan persetubuhan atau rudakpaksa terhadap korban sesuai laporan…
Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey mengatakan, kasus terbaru terjadi pada 16 Desember 2025.…
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan belum mendapatkan data terakhir sudah berapa sekolah yang telah…
Ardhiana mengatakan, keempat ekor burung tersebut diangkut secara ilegal dan tidak diketahui identitas pemiliknya. Ia…
Pengelola APMS Putra Baliem Mandiri Magi Pasaribu menegaskan putusan hukum tertinggi itu bersifat final dan…