Atas gangguan yang kerap dihadapi perusahaan, TSE membutuhkan kehadiran pemerintah. Sebab, aturan pemerintah yang mengizinkan investor. Namun ketika investor sudah masuk dan mendapat masalah, pemerintah tak pernah hadir untuk membantu atau memberikan solusi.
“Kami kerap menyelesaikan masalah pemalangan dan persoalan lainnya sendirian. Hal ini cukup disayangkan, padahal kami membayar pajak setiap saat. Untuk itu, kami mengharapkan kehadiran pemerintah disetiap masalah yang kami hadapi,” keluhnya. Adapun karyawan secara keseluruhan berjumlah 11 ribuan, 30 persen diantaranya adalah OAP. “Kami juga memberi ruang seluas-luasnya untuk pengembangan SDM dengan menyiapkan lapangan pekerjaan dimana dari 11 ribu karyawan, 30 persen diataranya adalah OAP,” tutup Ayomi. (*).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Proses serah terima hingga pemakaman difasilitasi oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jayapura. Rangkaian kegiatan…
AKP Putut mengatakan bahwa saksi yang diperiksa diantaranya adalah pemilik bengkel serta teman-teman korban. Selain…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan Benyamin Saragih, SH menyatakan suburnya pembudidayaan ganja dan…
Setiap penumpang yang memiliki tiket, baik penumpang dengan fasilitas seat maupun non-seat secara otomatis mendapatkan…
Rencana penataan dan peninggian jalan di Konya ini sebenarnya sempat disambut antusias oleh masyarakat Kampung…
Langkah terobosan ini ditujukan untuk memberikan kepastian kesejahteraan, menjamin keberlangsungan pelayanan kesehatan bermutu, serta mendor