Namun sebaliknya dia mendukung penuh program makan siang gratis yang digagas oleh capres Prabowo Subianto itu apabila ada tambahan dana BOS lain di luar anggaran yang sudah ada selama ini. Namun demikian dirinya tak khawatir karena rencana program makan siang yang dibiayai dari dana BOS itu baru sekedar wacana.
“Mungkin bisa kita pertimbangkan karena ini juga masih menjadi wacana, kalau keputusannya itu kita belum tahu,”bebernya.
Dia mengungkapkan saat ini dana BOS yang dikelola oleh sekolah tersebut lebih dari Rp 2 miliar rupiah per tahun. Itu sudah sesuai dengan jumlah siswa yang ada di sekolah tersebut mencapai lebih dari 1000 orang.
Sementara itu program makan siang gratis ini dihitung dengan harga Rp 15.000 per anak per hari. Karena itu sudah pasti anggaran yang ada saat ini sangat tidak cukup untuk membiayai program makan siang gratis apabila dikalikan per hari kemudian dikalikan per minggu, per bulan bahkan per tahun.
“Kalau sekarang Rp 15.000 untuk satu anak satu hari, apakah itu Rp 15.000 di Jakarta sama dengan di Jayapura. Sekarang kalau kita lihat yang sehari-hari nasi kuning bungkus itu minimal 10.000, itu pun kadar gizinya ya, kan tujuannya mau meningkatkan gizi. Apakah seperti itu gizinya juga akan mencukupi,” katanya penuh tanya.
Sejauh ini dana BOS di SMA 4 Kota Jayapura lebih banyak digunakan untuk peningkatan mutu, kemudian pelatihan-pelatihan pendidik dan kependidikan termasuk untuk kegiatan ekstrakurikuler. Sebagian juga untuk perpustakaan, kemudian untuk penambahan sarana dan prasarana di sekolah.(*/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
"Untuk penumpang yang turun dari KM Dorolonda hari ini sebanyak 1.337 orang. Sedangkan data penumpang…
Meski resmi dibuka beberapa catatan penting yang dapat dipetik dari hasil mediasi dari kedua belah…
Humas Kantor SAR Jayapura, Silvia Yoku, mengatakan pencarian telah dilakukan hingga mendekati perairan perbatasan Papua…
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran dan keluhan dari para pengendara serta warga sekitar yang melewati jalan…
Penjabat (P) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni, mengatakan bahwa dalam konflik tersebut ternyata…
Kapolres Yalimo, Kompol Joni Samomsabra, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sebuah mobil Mitsubishi Triton warna…