Categories: FEATURES

Hitungan Detik Lumpur Masuk Rumah, Sepotong Roti Jadi Bekal

Di balik selamatnya Syva juga tersimpan cerita heroik dari Reyza, istri Syva. Reyza panik saat asyik video call, tiba-tiba suaminya terlihat berlari sambil teriak galodo. Kemudian ponsel suaminya tidak aktif.

“Saya panik, khawatir kondisi suami. Terlintas ide meminta bantuan BPBD Padangpanjang, saya cari nomornya melalui internet, kemudian saya hubungi. Alhamdulillah respons mereka cepat. Tim langsung bergerak ke lokasi. Namun evakuasi baru bisa dilakukan esok paginya karena, hujan deras. Alhamdulillah saya dapat info suami saya selamat,” ujarnya saat dihubungi Padang Ekspres, kemarin.

Reyza menyebut pagi hari sebelum kejadian ia sama sekali tak ada firasat apa-apa. Namun putri kecilnya, Arumi, 4, yang resah, merengek tiap saat minta menelpon ayahnya. Ia baru berhenti merengek, ketika telah terhubung dengan ayahnya. Begitu sambungan terputus, Arumi kembali merengek untuk.Saat itulah, mereka menyaksikan langsung bagaimana Syva berlari menyelamatkan diri hingga kemudian sambungan telpon terputus.

Reyza menyebut, hingga saat ini hatinya masih resah karena suaminya masih berada di pengungsian. Akses jalan dari Padangpanjang masih lumpuh.

“Namun demikian saya sangat bersyukur suami saya selamat dan dalam keadaan sehat. Cuma passport dan tas yang berisi uang tak sempat diselamatkan. Tak apalah uang insya Allah masih bisa dicari,” papar dia.Hari Kelima, Pencarian JoniBelum Berbuah Hasil

Di Agam, upaya pencarian Joni Candra, 32, warga Kampungbakuang, Jorong II Sikabu, Nagari Kampungtangah, Lubukbasung, yang hilang dihanyutkan arus Lubuk Kubang Alahan Kasai sejak Rabu (26/11), memasuki hari kelima tanpa hasil, Minggu (30/11).

Sejak pagi, tim gabungan—Basarnas Provinsi Bengkulu, Polsek Lubukbasung, Yonif TP 897/Singgalang, KSB dua nagari, unsur kecamatan, dan warga menyisir aliran sungai menggunakan satu perahu karet Basarnas dan satu sampan masyarakat.

Tim dibagi menjadi tiga sektor pencarian. Sektor 1 Lubuak Panji, Jorong Pasardurian, Sektor 2 Ujung Kiau, Jorong Sago dan Sektor 3 Rangeh, Jorong Padangtongga, Nagari Manggopoh.Penyisiran dilakukan dari titik jatuhnya korban hingga sekitar lima kilometer ke hilir, melewati Jembatan Basi Simpang Gudang Manggopoh dan mengarah ke kawasan Rangeh, Jorong Padangtongga.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Arthur Viera: Persipura Bukan Sekadar Klub

Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…

20 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

21 hours ago

Fenomena Blue Moon, Warga Pesisir Waspadai Pasang Air Laut

Fenomena astronomi langka Blue Moon atau Bulan Biru diprediksi akan kembali terjadi dalam waktu dekat.…

22 hours ago

Dari 5 Kasus, Amankan 9 Tersangka dengan Barang Bukti 2,5 Kg Ganja

Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura berhasil mengungkap lima kasus tindak pidana narkotika jenis…

23 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

1 day ago

Harga Bapok di Pasar Melejit, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli

Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…

1 day ago