Categories: FEATURES

Hitungan Detik Lumpur Masuk Rumah, Sepotong Roti Jadi Bekal

Instingnya, ia harus mencari tempat yang tinggi. Syva kemudian memanjat Jembatan Kembar. Tak sendiri. Banyak yang ikut. Di antaranya sopir travel. Dari atas jembatan ia menyaksikan galodo menyapu rata semuanya. Termasuk mobil travel yang ia tumpangi. Tubuhnya bergetar, teringat enam orang penumpang yang tertidur di mobil.Sementara beberapa orang yang berhasil selamat sepertinya, menangis histeris, ketakutan.

“Kejadiannya begitu cepat. Hanya dalam hitungan detik. Izin Allah, saya selamat. Mungkin ini karena doa anak istri,” warga Kecamatan Aurmalintang itu. Hujan pun makin lebat, dengan sisa-sisa tenaga Syva bersama orang yang berhasil selamat kemudian mencari pertolongan. Mereka kemudian turun dari jembatan ke arah bawah jalan.Di sana ternyata ada rumah penduduk yang sebenarnya juga tidak berada di posisi aman.

Namun ia tidak ada pilihan. Ia bersama korban lainnya bermalam di rumah penduduk di tengah ketakutan datang galodo susulan. Sepotong roti dan segelas air mineral pemberian penduduk jadi sumber energinya di malam itu. Jumat (28/11) sekitar pukul 09.00 WIB, bantuan mulai datang. Dengan tubuh yang telah amat letih ia berhasil dievakuasi keluar bersama yang lainnya. Jumlah mereka waktu itu puluhan orang.Usai evakuasi, tim penyelamat Padangpanjang membawa ke pengungsian. Ia mengganti baju penuh lumpur dengan baju pemberian warga sekitar.

Syva menyebut, kejadian ini sungguh menyisakan ketakutan yang mendalam di hatinya. Namun ia bersyukur masih dapat kesempatan untuk hidup. Syva menyebut masih terbayang empat penumpang lain yang tak sempat keluar dari mobil, hingga saat ini belum ditemukan.“Kami semua delapan dalam mobil itu.

Saya dan sopir saat kejadian memang sudah berada di luar. Enam lainnya masih dalam mobil. Kemarin saya terima info ternyata penumpang suami istri dibelakang sopir berhasil selamat. Mereka berdua kekuar dari mobil dan memanjat jembatan. Namun yang empat lainnya, kemungkinan tidak bisa keluar, apalagi posisi duduk mereka paling belakang,” ujarnya.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Pemkab Jayawijaya Bakal Dorong Aturan LMA Jadi Perda

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan masalah saling serang diantara masyarakat yang dipicu dari…

3 hours ago

Cerita Keluarga saat Ikut Pencarian Deden Maulana di Makassar

Hilman mengaku selama di Makassar mendapatkan pelayanan terbaik dan informasi-informasi yang akurat. Dia juga mengaku…

4 hours ago

BGN Dorong Sektor Pertanian Jayawijaya Untuk Dukung Program MBG

Ketua Kelompok SPPG Papua Pegunungan Wahyu Adi Pratama di Wamena, Selasa, mengatakan sektor pertanian dan…

4 hours ago

Tim DVI Identifikasi Jenazah Pegawai KKP Deden Maulana

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Didik Supranoto mengkonfirmasi identitas korban. Jenazah berusia 43 tahun itu…

5 hours ago

Pembunuh DAW di Jalan Busiri Timika Diserahkan ke Kejaksaan

Proses tahap II ini dipimpin langsung oleh Panit I Aipda Arahman, berdasarkan Surat Kejaksaan Negeri…

5 hours ago

Seluruh Korban Tenggelamnya KM. Putra Siantan Ditemukan Selamat

"Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR terhadap 1 korban tenggelamnya KM. Putra Siantan di perairan…

6 hours ago