Categories: EKONOMI BISNIS

OJK Terus Tingkatkan Inklusi dan Literasi Keuangan di Papua

JAYAPURA – Kepala OJK Papua dan Papua Barat  Muhammad Ikhsan Hutahaean mengatakan, sesuai amanat UU, OJK mempunyai tugas mengedukasi dan melakukan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka pengembangan sektor jasa keuangan, peningkatan literasi keuangan dan perlindungan konsumen.

“Tingkat pemahaman, keterampilan dan kepercayaan dalam menggunakan produk dan layanan jasa keuangan di Provinsi Papua secara khusus masih sangat rendah. Sesuai data SNLIK 2022 tingkat literasi sebesar 45,19%, ” jelasnya dalam rilis kepada Cenderawasih Pos,  Rabu (26/7) kemarin.

Sedangkan indeks inklusi keuangan (penggunaan produk keuangan) Provinsi Papua sebesar 76,36%. Rendahnya tingkat literasi dan inklusi   keuangan   masyarakt seringkali dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk memasarkan produk dan atau layanan jasa keuangan dengan berbagai cara. Bahkan dengan cara yang tidak logis dan ilegal.

  Seringkali masyarakat tidak mendapat informasi akurat sehingga berpotensi merugikan masyarakat, Selain itu, untuk mendukung semua hal di atas perlu adanya koordinasi dengan pemerintah dan regulator lain baik dari internal maupun eksternal OJK.

“Koordinasi ini diharapkan menghasilkan sinergi kebijakan yang dapat mempercepat pencapaian hal-hal yang diharapkan dalam peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Wilayah Provinsi Papua, ” tambahnya.

Sementara itu, kegiatan Edukasi Keuangan  yang dilaksanakan  hari ini di Kantor Kampung Holtekam Kota Jayapura,  Rabu (26/7) kemarin merupakan  salah satu upaya yang dilakukan oleh OJK Papua dan Papua Barat untuk meningkatkan literasi dan inklusi Keuangan di wilayah Provinsi Papua.

Kegiatan ini juga merupakan program lanjutan tahapan II  inkubasi  Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) Desa Cakap Keuangan. Kegiatan ini diinisiasi oleh OJK Provinsi Papua dan Papua Barat bersinergi dengan Bank BNI dan BPJS Ketenagakerjaan. (ana/ary)

newsportal

Recent Posts

Bangunan Pasar di Perbatasan RI-PNG Mulai Rusak, PAD Tak Maksimal

   Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…

14 minutes ago

Prabowo Persilakan KPK Periksa Menterinya

Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…

44 minutes ago

Selesaikan Konflik, Pimpinan Daerah Diminta Rangkul Semua Pihak

Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…

1 hour ago

Uncen Berduka, Jangan Ada Palang Memalang

Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…

2 hours ago

Tokoh Agama Papua Padukan Langkah Demi Kemanusiaan dan Perdamaian

   Keberagaman ini menurutnya harus dipelihara sebagai modal dasar untuk membangun tatanan sosial yang adil…

2 hours ago

13 Tahun Melayani Sebagai Sopir Justru Berakhir Tragis

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan kasus tersebut bermula ketika korban…

3 hours ago