Daging sapi tersebut kata Aesri bersumber dari, Kabupaten Keerom, Jayapura maupun kota Jayapura. Biasanya penjualan tulang sapi meningkat mendekati lebaran. Dalam sehari, penjual daging sapi dapat menghabiskan satu ekor sapi untuk melayani kebutuhan masyarakat memasuki lebaran.
Pedagang daging sapi itu juga mengungkapkan, kenaikan harga daging yang jual mendekati lebaran selisihnya tidak banyak. Dari harga sebelumnya Rp 140 ribu per kilogram, kemudian dinaikkan Rp 10 ribu menjadi Rp 150 ribu hingga Rp 160 per kilogram.
Kendati demikian Aesri mengatakan stok daging yang dijualnya itu tidak begitu banyak, tergantung pesanan pelanggan. (kar/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wakil Ketua Umum MUI, Buya Anwar Abbas, menilai pembatasan akses terhadap rekening nasabah, termasuk dalam…
Melalui akun media sosial pribadinya, Mahfud melontarkan pandangan bernada heran namun tetap terbuka terhadap inovasi…
Penyidik Polres Merauke menetapkan MR (31), ayah kandung korban, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap…
Ketua Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum., CT., CMP,…
- Angka kemiskinan di Kota Jayapura mengalami peningkatan menjadi 12,03 persen pada 2025. Kondisi tersebut…
–DPR Papua meminta Pemerintah Provinsi Papua memastikan pengelolaan Dana Cadangan senilai Rp134,02 miliar dilakukan secara…