Kata John, perpanjangan kebijakan PPh Final UMKM 0,5% hingga tahun 2025 merupakan langkah strategis pemerintah untuk mendukung keberlangsungan dan pertumbuhan UMKM di Indonesia termasuk di Provinsi Papua dan sekitarnya.
“Dengan tarif pajak yang ringan, diharapkan semakin banyak UMKM yang mampu berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional serta momentum untuk memanfaatkan kebijakan tersebut secara optimal sekaligus meningkatkan literasi perpajakan agar lebih siap menghadapi tantangan di masa depan,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, insentif PPh final 0,5% sudah diberikan selama tujuh tahun dari Tahun 2017 sampai dengan 2024 untuk seluruh pengusaha UMKM, dengan tujuan setelah tujuh tahun pengusaha-pengusaha UMKM yang mendapatkan insentif mereka bisa mandiri.
Kebijakan ini menegaskan pentingnya memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil untuk tumbuh secara berkelanjutan tanpa terlalu terbebani oleh kewajiban fiscal. (dil/fia).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ia menjelaskan, anggaran yang dialokasikan untuk TPP ASN sebesar Rp7,5 miliar, sementara THR mencapai Rp25…
Ketua Bawaslu Papua, Hardin Halidin mengatakan laporan tersebut merupakan bentuk akuntabilitas lembaga pengawas pemilu atas…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Matius Pawara, menjelaskan bahwa rumah singgah tersebut disiapkan sebagai tempat…
Juru taktik Persipura, Rahmad Darmawan mengaku puas dengan etos kerja anak asuhnya. Menurutnya, pemusatan latihan…
Karena itu, menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi fokus utama perusahaan daerah tersebut. “Air bersih…
General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer…