Categories: BERITA UTAMA

20.000 Hektar Sawah Bakal Dibuka Tahun 2025

MERAUKE– Pemerintah Pusat melalui Kementrian Pertanian memberikan target kepada Pemerintah Kabupaten Merauke untuk cetak sawah baru di tahun 2025 seluas 20.000 hektar.

“Tahun ini, kita diberikan target oleh Kementrian Pertanian untuk 2 hal yakni cetak sawah baru dan optimalisasi lahan,’’ kata bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze saat membuka FGD atas hasil Survey Investigasi Desain atas rencana cetak sawah baru seluas 20.000 hektar di Merauke, Selasa (24/6).

Bupati Yoseph Bladib Gebze menilai forum yang dilaksanakan tersebut sangat penting. Pasalnya menurut dia, 10-15 tahun lalu, pemerintah Kabupaten Merauke mati-matian untuk bagaimana mengelola apa yang menjadi keunggulan komperatif di Kabupaten Merauke yakni pertanian.

‘’Kalau di daerah lain, tidak memiliki lahan seluas yang kita miliki di Merauke. Kita memiliki luas 46.013 kilometer persegi dan hampir tiga perempat merupakan lahan pertanian. Ini suatu kemurahan Tuhan bagi kita di Merauke, sehingga kita harus bisa memaksimalkan apa yang menjadi potensi dan keunggulan kita di Merauke,’’ katanya.

Mantan Karo Hukum Setda Papua Selatan ini menilai sudah ada masyarakat Merauke yang merasakan dampak dari kebijakan nasional tersebut.

‘’Tapi sementara kita juga sedang berproses untuk menuju target-target yang ditetapkan secara nasional yang dilaksanakan di Kabupaten Merauke,’’ katanya. Karena itu, lanjutnya, selain bersyukur atas kebijakan na

sional tersebut juga harus serius. Semua stakeholder harus serius melaksanakan program yang menurutnya dampaknya akan luar biasa bagi Kabupaten Merauke.

‘’Mungkin selama ini mencari biaya pendidikan anak sangat sulit, tetap dengan adanya program besar ini saya pikir dampaknya akan kita rasakan semua. Termasuk orang-orang tua kita orang asli Papua. Jadi ini bentuk kolaborasi yang harus kita laksanakan bersama,’’ jelasnya.

Bupati Yoseph meminta, jika ada hal-hal yang perlu dikomunikasikan maka harus dikomunikasikan dengan baik.

‘’Kalau ini kita tidak sambut dengan baik, maka orang bilang ini bukan kita punya rejeki. Karena rejeki ini sebenarnya sudah ada di depan mata, tinggal bagaimana kita kelola dengan baik supaya semaunya bisa merasakan manfaat dan dampaknya,’’ tandasnya.

Sekadar diketahui, lahan pesawahan yang terbuka di Merauke sampai saat ini baru mencapai sekitar 40.000 hektar. Artinya, sawah baru yang akan dicetak tersebut setengah dari sawah yang sudah ada selama ini. (ulo/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Keterbatasan Anggaran Tak Halangi Semangat Untuk Bernostalgia

   Di tengah usia yang semakin senja, pertemuan itu berlangsung sederhana. Para veteran saling menyapa,…

8 hours ago

Ingatkan Orang Tua Awasi Anak Bermain Game Online

Menurut Axel, berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan Rakernis bersama Densus 88 AT Polri, terdapat…

12 hours ago

Disambut Suka Cita dan Gelar Syukuran

Setelah hampir empat bulan terhenti akibat pemalangan sekolah, aktivitas belajar mengajar di SD Inpres Kampung…

13 hours ago

Stop Klaim Tanah Adat Sebagai Milik Negara!

  Ketua Fraksi Kelompok Khusus (Poksus) DPR Papua, Willem Zaman Bonai, menegaskan bahwa masyarakat adat…

14 hours ago

Dua Tersangka Kasus Ganja Dilimpahkan ke Jaksa

   Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura…

15 hours ago

BGN Hentikan Sementara 14 SPPG di Papua

  Sebelas SPPG yang disuspend karena persoalan IPAL berada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten…

16 hours ago