Categories: EKONOMI BISNIS

Barbershop D’Goenting Masih Sepi Pengunjung

JAYAPURA –Layanan salon dan pangkas rambut sudah diizinkan kembali beroperasi oleh pemerintah, dengan syarat  setiap jasa pangkas rambut atau salon harus memiliki surat izin yang dinyatakan layak dan aman bagi pengunjung  sebelum memulai kegiatan usaha.

 Muhammad Randy Pratama  Penanggungjawab Barbershop D’Goenting mengatakan, pihaknya baru kembali beroperasi 18 Juni lalu setelah pemerintah memastikan kelayakan dan kenyaman yang pihaknya sediakan bagi para tamu.

Suasana aktivitas gunting rambut di Babersop D’Goenting yang berlokasi di Saga Mal Abepura lantai 1, Kamis (25/6) kemarin. ( FOTO: Yohana/Cepos)

“Sejak kami kembali beroperasi, memang kegiatan pengunjung tidak sebanyak bulan-bulan sebelumnya. Kami mengalami penurunan pengunjung drastis hampir 70 persen. Yang biasanya kami layani pengunjung 15 – 20 orang/hari, sekarang paling banyak 3 orang/hari,” ujarnya kepada Cenderawasih Pos, Kamis  (25/6) kemarin.

 Lanjutnya, meski demikian pihaknya tetap memilih bertahan dengan kondisi saat ini. Pihaknya juga  tidak melakukan pengurangan karyawan melainkan mempertahankan semua karyawan.

 “Dengan kondisi ini kami lebih menyesuaikan tarif potong rambut yaitu untuk saat ini kami masih berikan diskon yang biasanya Rp 100 ribu untuk satu kali potong, cuci jadinya Rp 80 ribu, meski sudah ada harga khusus tetap saja saat ini aktivitas pengunjung masih sepi,” terangnya.

Pihaknya berharap waktu operasional bisa ditambah sampai jam 21.00 WIT, agar masyarakat khususnya pekerja yang biasanya pulang kantor suka mampir untuk potong rambut, bisa memanfaatkan waktu yang ada. Dengan kondisi saat ini orang pulang kantor langsung ke rumah karena adanya pembatasan.

“Pada dasarnya layanan kami juga hanya bisa sampai sore. Kalau pagi kebanyakan orang kerja lebih banyak dikantor, waktu istirahatpun pasti dipakai untuk makan siang tidak ada waktu untuk gunting rambut. Kami sangat berharap kondisi bisa kembali normal agar aktivitas kami juga bisa berjalan seperti biasa,”tandasnya.(ana/ary)

newsportal

Recent Posts

Sekolah Yayasan Buka Lebih Awal, SPMB Diharap Transparan dan Objektif

Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 7 Jayapura merupakan salah satu sekolah yang menyatakan kesiapannya untuk…

3 hours ago

Ubah Mindset, Pemuda Papua Jangan Hanya Jadi Penonton

Seruan bagi para pemuda Papua meningkatkan kapasitas dan terus berfikir positif serta tetap optimis dengan…

18 hours ago

Nasib RD di Persipura Belum Jelas

Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…

1 day ago

Gubernur Singgung Soal Benalu yang Ambil Keuntungan

Fakhiri menyatakan mengetahui soal "permainan lama" tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat…

1 day ago

Pengawasan BBM Diperketat Usai Kenaikan Harga Pertamax

Pemerintah Provinsi Papua akan memperketat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) menyusul penyesuaian harga BBM…

1 day ago

MRP Minta Kewenangan Pengelolaan SDA Jangan Semua Oleh Pusat

Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut amanat Pasal 20 ayat (1)…

1 day ago