Dia menjelaskan pihaknya ingin UMKM Papua tidak hanya mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memiliki akses pasar yang lebih luas dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
“Sepanjang 2026 telah menjalankan berbagai program pengembangan UMKM dari sisi peningkatan kualitas produk, kapasitas sumber daya manusia, digitalisasi, hingga perluasan pasar,” katanya lagi.
Dia menambahkan KKI 2026 berlangsung pada 20-23 Agustus 2026 di Hall A dan B Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, dengan mengusung tema “Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing”.
“Ajang tersebut melibatkan kolaborasi 27 kementerian/lembaga dan 34 mitra strategis sebagai ruang bagi pelaku UMKM untuk memperluas akses pembiayaan, digitalisasi, pengembangan produk, serta pasar domestik dan ekspor,” ujarnya. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Cukup banyak warga korban kebakaran yang menempatinya. Sebagian besar adalah warga yang masih berkeluarga,…
Insiden berdarah di Bundaran Petrosea itu menimpa dua orang pelajar. Kedua korban mengalami luka tembak…
Merespon terkait dengan putusan MK tersebut Pengamat Kebijakan Publik sekaligus akademisi, Dr. Methodius Kossay, S.H.,…
Seorang pekerja (ABK) tewas dengan kondisi mengenaskan saat menurunkan kapal yang selesai diperbaiki ke sungai.…
Ps. Kanit 1 Subdit Audit Direktorat Pengamanan Objek Vital AKP Muhammad Ridwan, mengataakn bahwa…
Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Papua Selatan Apolo Safanpo mengimbau seluruh kader Partai Golkar…