Categories: EKONOMI BISNIS

Distanbun Mimika Beli Hasil Kebun Petani Asli Papua

TIMIKA – Dinas Tanaman Pangan Perkebunan dan Hortikultura (Distanbun)  Kabupaten Mimika kembali memprogramkan pembelian hasil kebun petani asli Papua. Tahun ini merupakan tahun kedua, Distanbun Mimika memborong hasil kebun petani.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Perkebunan dan Hortikultura, Alice Irene Wanma yang ditemui Selasa (20/9/2022) menyatakan, pendekatan pelayanan kepada masyarakat petani asli Papua terus dilakukan. Tadinya petani menanam kemudian membawa hasil kebun ke pasar dengan harapan bisa laku terjual. Sayangnya, tidak selalu habis dan dibawa kembali.

Menjawab persoalan itu, mulai Tahun 2021, Distanbun mengalokasikan anggaran untuk membeli hasil kebun petani asli Papua yang dimulai dari kelompok tani di lima distrik dalam kota serta pinggiran Kota Timika.

Harga beli dari petani tetap menyesuaikan dengan harga yang ditentukan oleh petani. Pembelian digilir setiap distrik. Dimana kelompok tani difasilitasi oleh penyuluh berkumpul di satu titik kemudian didatangi oleh tim Distanbun untuk membeli hasil kebun.

Setelah dibeli, Distanbun kembali menjual tapi dengan harga yang lebih murah. Misalnya dari petani dibeli dengan harga Rp 50 ribu, dijual ke masyarakat umum Rp 10 ribu per kilogram. “Petani sangat senang dengan program ini. Mereka ingin supaya rutin, tapi kita sampaikan bahwa ada kelompok tani yang lain. Petani senang karena kadang bawa hasil kebun ke pasar kadang laku, kadang tidak. Jadi kesempatan ini pemerintah luar biasa,” ungkap Alice Wanma.

Hasil penjualan itu kemudian disetorkan oleh Distanbun ke kas daerah. Dari hasil penjualan yang dilakukan Tahun Anggaran 2021, Distanbun menyetorkan lebih dari Rp 100 juta ke kas daerah. Sementara tahun 2022 ini akan disetorkan jika programnya sudah berjalan.

Tahun ini, mengingat anggaran untuk program tersebut menurun maka dikatakan Alice, agar semua petani bisa dijangkau maka setiap kelompok kemungkinan hanya bisa dikunjungi satu atau dua kali. Tidak seperti tahun lalu yang bisa sampai tiga kali.(ryu/tho)

newsportal

Recent Posts

Pemprov Papua Siapkan Mudik Gratis Nataru

   Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…

12 hours ago

Presiden Harus Bersikap Setelah Gereja Beri Sinyal

Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…

13 hours ago

Bangunan Pasar di Perbatasan RI-PNG Mulai Rusak, PAD Tak Maksimal

   Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…

13 hours ago

Prabowo Persilakan KPK Periksa Menterinya

Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…

14 hours ago

Selesaikan Konflik, Pimpinan Daerah Diminta Rangkul Semua Pihak

Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…

14 hours ago

Uncen Berduka, Jangan Ada Palang Memalang

Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…

15 hours ago