

Berbagai merek jenis beras premium yang dijual di ritel modern Kota Jayapura, Minggu (13/7). (foto:Priyadi/Cepos)
JAYAPURA – Perum Bulog Kanwil Papua mengaku belum menemukan beras dengan merek premium yang dioplos beredar di Papua.
“Di Papua belum ada merek beras itu. Hanya saja, tetap harus diwaspadai dan dilakukan pengecekan lebih mendalam di lapangan. Jangan sampai ada pengiriman beras yang sedang viral diberita sampai ke Papua,” ungkap Kepala Perum Bulog Kanwil Papua, Ahmad Mustari, Selasa (15/7).
Ia meminta para distributor bisa membantu Bulog Kanwil Papua dalam memenuhi kebutuhan pasar. Sehingga beras di pasar tidak terjadi kekosongan.
“Jika menyalahi aturan maka pihak dari Dinas Perdagangan dan Satgas Pangan yang bertindak,” tegasnya.
Sekadar diketahui, pihak Satgas Pangan Kepolisian kini tengah mengusut sejumlah produsen beras terkait dugaan pelanggaran mutu dan takaran. Hal ini tindak lanjut dugaan beras bermerek tersebut diduga dioplos. (dil/fia)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…