

Pengunjung saat berbelanja di Toko Multi Bangunan Abepura, Selasa (15/7). (foto:Priyadi/Cepos)
JAYAPURA – Triwulan II tahun 2025 penjualan bahan bangunan di Kota Jayapura belum menunjukkan pergerakan yang cukup signifikan. Ini diakui oleh beberapa karyawan.
Supervisor Toko Multi Bangunan Abepura, Wawan Kristianto mengatakan, penjualan bahan bangunan di Toko Multi Bangunan Abepura masih stagnan, jika dilihat secara omzet belum terlihat adanya transaksi yang besar seperti tahun sebelumnya.
“Untuk penjualan bahan bangunan mengalami penurunan dari bulan lalu, tapi bulan sebelumnya masih cukup bagus, kalau dilihat secara keseluruhan selama bulan Januari hingga saat ini penjualan masih jalan ditempat,” ucapnya, Selasa (15/7).
Wawan menjelaskan, penjualan bahan bangunan sejauh ini belum ada gebrakan yang besar, karena permintaan skala besar dari pekerjaan proyek juga belum terlihat. Dan selama tiga bulan terakhir, harga bahan bangunan seperti keramik, granit, aneka jenis cat, alat listrik bathroom belum ada kenaikan harga yang signifikan.
Hal senada juga dikatakan Angga, penjual bahan bangunan di Entrop. Ia mengaku penjualan bahan bangunan sejak Januari hingga saat ini belum terlihat ada gebrakan yang besar, permintaan bahan bangunan masih kecil kecil di skala rumah tangga.
“Lesunya ekonomi turut mempengaruhi developer untuk terus membangun rumah, karena dilihat juga penyerapan masyarakat dalam mengambil perumahan yang dibangun,” ujarnya.
Ia berharap perekonomian bisa terus bangkit, perputaran uang lancar dan daya beli masyarakat terus ada.
“Jika ini terjadi maka proyek pembangunan pasti lancar dan berpengaruh terhadap permintaan bahan bangunan,” pungkasnya. (dil/fia)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…