

Berboncengan motor tetap harus utamakan keselamatan (Foto Astra Motor Papua for Cepos)
JAYAPURA -Corporate Communication Astra Motor Papua, Chairil Shindi Kusuma mengatakan, sisi keselamatan, keamanan dan kenyamanan menjadi hal yang penting saat berboncengan.
“Keselamatan berkendara jadi satu hal yang harus diperhatikan, bagaimanapun kondisinya. Terlebih kalau kita berboncengan, harus tetap #Cari_Aman,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos dalam rilisnya, Kamis (6/12) kemarin.
Diakuinya, berbagai hal perlu diperhatikan saat akan berboncengan. Dari hal-hal dasar seperti kendaraan harus dipastikan baik. Perlengkapan berkendara juga tidak bisa diabaikan.
“Termasuk kondisi pengendara juga harus diperhatikan. Hal lainnya yang perlu diperhatikan posisi duduk harus nyaman, sehingga tubuh tidak akan mudah capek, ” terangnya.
Lanjutnya, komunikasikanlah dengan penumpang atau sebaliknya agar posisi duduk tak mengganggu keseimbangan berkendara. Karena jika posisi duduk penumpang terlalu depan atau terlalu ke belakang akan memengaruhi keseimbangan berkendara.
Chairil juga mengingatkan untuk tidak membawa barang berlebihan. Benkendara berboncengan saja sudah memengaruhi tingkat keseimbangan, apalagi ditambah barang bawaan yang banyak, tentu tingkat kesulitannya akan bertambah.
Selain itu, membawa banyak barang bawaan juga akan berpengaruh pada kenyamanan berkendara dan badan pun akan mudah lelah.
Penting diperhatikan juga kontrol kecepatan. Saat berboncengan, beban yang ditopang sepeda motor akan lebih berat. Selain berpengaruh pada kesimbangan, berat beban tersebut juga berpengaruh pada pengereman yang membutuhkan jarak lebih jauh.
Pasalnya saat terjadi pengereman, bobot keseluruhan (motor, pengendara dan penumpang) akan memberi daya dorong ke depan yang lebih besar, apa lagi jika pengereman dilakukan saat kecepatan tinggi.
Waspada saat berkendara adalah sebuah keharusan. Supaya pengendara bisa membaca situasi dan kondisi jalan jika ada hal yang berpotensi menumbulkan kecelakaan.
‘’Perlu diingat juga, jangan berkendara sambil ngobrol dengan penumpang di belakang karena akan mengurangi tingkat konsentrasi berkendara,” kata Chairil. (ana/ary)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Bima Ragil mengatakan, dirinya hanya berada sekitar dua hari di Jombang sebelum kembali melanjutkan aktivitas…
Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Nabire, Papua Tengah, fokus mengoptimalkan pelayanan 3B yang mencakup ibu…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, meminta masyarakat terus mengembangkan potensi lokal, khususnya sektor perkebunan kelapa,…
Dalam rapat tersebut disepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya penambahan personel pengamanan, pelibatan tokoh gereja…
‘’Sebenarnya apa yang dilakukan oleh Gapoktan tersebut lebih bisa dipertanggung jawabkan ketimbang Pertamini. Pertamini ini…
Penyerahan tersangka bersama barang bukti ke Kejaksaan Negeri Merauke untuk proses selanjutnya, setelah berita acara…