Categories: EKONOMI BISNIS

Gelombang Air Laut Tinggi, Harga Ikan Masih Mahal

JAYAPURA-Harga ikan laut sampai saat ini masih mahal di pasaran. Hal ini disebabkan karena faktor cuaca yang mengakibatkan gelombamg air laut tinggi dan membuat nelayan kesulitan mencari ikan.

Wahilo penjual ikan di Pasar Baru Youtefa Kotaraja mengatakan harga ikan laut mahal sudah beberapa Minggu ini, memang sempat turun tapi tidak berlangsung lama dan sampai sekarang masih mahal.

Ia mencontohkan harga ikan ekor kuning yang normalnya hanya Rp 60 ribu/ekor sekarang 120 ribu/ekor, termasuk ikan deho 1 tumpuk yang biasanya  isi 20 ekor Rp 20 ribu tapi kini hanya isinya 7 ekor bisa Rp 20 ribu dan harga ikan lainnya juga ikut naik.

“Harga ikan laut memang tidak ada kepastian harganya, karena dipengaruhi hasil tangkapan nelayan jika memang gelombang air laut tinggi tentu harga ikan laut mahal karena banyak nelayan tidak melaut akibat faktor keselamatan dan kalau harga ikan laut mahal pembelinya juga kurang,”Ucapnya, Senin (6/6)kemarin.

  Hal senada juga dikatakan, Ondis penjual ikan di Pasar Baru Youtefa Kotaraja, harga ikan laut memang mahal sudah berlangsung cukup lama, jika harga ikan laut mahal tidak banyak pengunjung yang membeli ikan laut di pasar, kebanyakan mereka membeli ayam, tahu dan tempe.

Hal senada juga dikatakan Hasan penjual ikan di Pasar Ikan Hamadi, jika harga ikan laut mahal memang pengunjung yang datang ke pasar berkurang beda jika harga ikan turun atau masih normal tentu banyak yang datang membeli, termasuk penjual ikan yang berjualan keliling di komplek pasti banyak, tapi kalau harga ikan mahal banyak penjual ikan keliling tidak berjualan.

Sementara itu, untuk harga ikan bandeng dari Holtekamp masih terbilag normal dimana 1 tumpuk ada isi 3-5 ekor harganya Rp 50 ribu, sedangkan udang dari Holtekamp Rp 90 ribu/kg, dan udang Sarmi Rp 110 ribu/kg.(dil/gin).

newsportal

Recent Posts

Persiker Keerom Bergabung dengan Juara Sulteng

Wakil Papua, Persiker Keerom bergabung di grup K bersama Celebest FC, Perslotim Lombok Timur dan…

2 hours ago

Cerita Bima Ragil Saat Kembali ke Jombang Usai Bela Persipura

Bima Ragil mengatakan, dirinya hanya berada sekitar dua hari di Jombang sebelum kembali melanjutkan aktivitas…

3 hours ago

BGN Nabire Optimalkan Pelayanan 3B di Triwulan II 2026

Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Nabire, Papua Tengah, fokus mengoptimalkan pelayanan 3B yang mencakup ibu…

4 hours ago

Dari Kopra hingga Udang Laut, Sarmi Diproyeksi Jadi Kekuatan Ekonomi Pesisir Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, meminta masyarakat terus mengembangkan potensi lokal, khususnya sektor perkebunan kelapa,…

5 hours ago

Polda Papua Mulai Mitigasi Konflik Horizontal di Woma

Dalam rapat tersebut disepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya penambahan personel pengamanan, pelibatan tokoh gereja…

6 hours ago

Penanganan Kasus BBM Subsidi oleh Gapoktan Dipertanyakan

‘’Sebenarnya apa yang dilakukan oleh Gapoktan tersebut lebih bisa dipertanggung jawabkan ketimbang Pertamini. Pertamini ini…

7 hours ago