Categories: EKONOMI BISNIS

Harga Pakan Mahal, Harga Telur Ayam Ikutan

JAYAPURA-Harga telur ayam antar pulau (anpu) atau kiriman dari Jawa dan telur ayam lokal saat ini harganya sama-sama mengalami kenaikkan di pasaran.

Dari pantauan wartawan Cenderawasih Pos di Pasar Tradisional naiknya harga telur anpu dan telur ayam lokal disebabkan karena harga pakan memang sekarang sudah mengalami kenaikkan ditambah lagi biaya produksi lainnya dalam proses pemiliharaan ayam petelur.

Harga telur ayam anpu sekarang untuk ukuran besar bisa mencapai harga Rp 73 ribu/rak untuk yang ukuran kecil harganya Rp 65-67 ribu/rak. Sedangkan untuk ayam telur lokal ukuran kecil harganya Rp 67 ribu/rak yang yang ukuran besar Rp 75 ribu/rak.

Naiknya harga telur anpu dan telur lokal juga mempengaruhi harga ecerannya biasanya di jual Rp 2.500 /biji kini menjadi Rp 3.000 ribu/biji. Walaupun harganya naik namun secara stok masih bisa mencukupi kebutuhan masyarakat dan warung makan, hotel atau lainnya.

  Hasan penjual telur ayam anpu di Pasar Youtefa Abepura mengakui, harga telur anpu memang naik Rp 5 ribu- Rp 7 ribu /rak, naiknya sudah berlangsung lama akibat harga pakan ayam mengalami kenaikkan dan biaya pemeliharaan juga naik, sehingga dari peternakan di Jawa naik dan di pedagang telur juga ikut naik.

Menurutnya, ia lebih suka menjual telur anpu karena cangkang telurnya lebih kuat dan yang cari banyak khususnya dari warung makan, karena jika dimasak telur anpu lebih tahan lama, hal ini juga di pengaruhi faktor pemberian pakan.

“Saya lebih memilih menjual telur anpu karena kwalitasnya lebih bagus karena cangkannya lebih kuat jika di rebus tidak banyak yang pecah,”Katanya.

Sementara itu, Narti penjual telur lokal mengakui ia lebih memilih menjual telur lokal karena lebih fresh tidak dikirim lama dari Jawa dan kuning telur lebih bagus karena bulat dan terang, harganyapun juga lebih terjangkau.

Menurutnya, untuk stok telur lokal saat ini tidak begitu sulit karena pengusaha ayam petelur lokal di Jayapura dan Keerom sudah banyak. Jadi distributor atau penjual telur lokal tidak hanya ditemui di pasar tradisional, tapi di kios, atau beberapa titik di jalan juga banyak kini dijual telur lokal dan harganya juga bervariatif lebih murah.

Telur lokal juga sudah banyak dikirim di daerah pegunungan Papua, sehingga kebutuhan telur masih juga mendatangkan dari luar Papua karena untuk memenuhi permintaan masyarakat dan pelaku usaha. (dil/gin)

newsportal

Recent Posts

Curanmor Dominasi Kejahatan di Kab.Jayapura, Mei Tertinggi Capai 61 Kasus

Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi salah satu tindak kriminal yang paling menonjol di…

8 hours ago

Polres Biak Amankan Belasan Kendaraan yang Dimodifikasi

Kendaraan-kendaraan itu ada yang dimodifikasi dengan tangki dengan ukuran besar dari ukuran standar. Operasi penertiban…

9 hours ago

Anggaran Terbatas, Pemprov Papsel  Tunda Penambahan OPD

“Untuk pembentukan OPD yang baru, sudah pernah kita ajukan berdasarkan analisis kebutuhan kelembagaan yang dilakukan…

10 hours ago

Tekad Cawor Kembalikan Persipura ke Liga 1

Ricky Cawor resmi kembali bergabung dengan tim Persipura Jayapura untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim…

11 hours ago

Pengemudi Ayla Merah Ditahan di Polresta Jayapura

   Seluruh identitas pengemudi serta korban yang merupakan satu keluarga kini telah teridentifikasi secara pasti.…

12 hours ago

Andika Wisnu Kerja Keras Demi Kejayaan Tim

Mantan pemain PSBS Biak itu memiliki tekad besar untuk bisa mempersembahkan prestasi bagi tim kebanggaan…

13 hours ago