Perilaku ini sering kali berujung pada keputusan yang tidak rasional. Banyak masyarakat yang terburu-buru membeli tanpa memperhitungkan bahwa harga emas bisa saja turun kembali setelah periode kenaikan. Akibatnya, sebagian dari mereka harus menunggu hingga harga emas kembali pulih untuk bisa meraih keuntungan.
Di tengah fluktuasi ekonomi, emas dinilai tetap stabil dan aman dibandingkan instrumen keuangan lain. Investasi jangka panjang, pembeli emas saat harga naik biasanya bertujuan untuk jangka panjang (tabungan masa depan, dana pendidikan, atau haji).
“Fenomena Fear of Missing Out (Fomo), adanya ketakutan tertinggal momen (Fomo) saat melihat harga emas melonjak, memicu perilaku borong emas karena merasa kenaikan akan terus berlanjut,” terangnya. (dil/fia)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV, Dr. Suriel Semuel Mofu, menyampaikan bahwa…
Penyerahan santunan tersebut dilakukan dalam apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga Non-ASN…
"Berdasarkan hasil monitoring kondisi cuaca terkini secara umum di Wilayah Papua memiliki anomali suhu…
Wali Kota menegaskan pentingnya kedisiplinan, etos kerja, serta komitmen dalam menjalankan tugas sebagai abdi…
Kepala Damkar Kota Jayapura, Stepanus Ireeuw, menjelaskan bahwa pada tahun anggaran 2026 pihaknya belum…
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengendara, khususnya pengendara roda dua, yang masih kerap melakukan…