

Pelayanan Makan Bergizi Gratis yang dilakukan di beberapa sekolah yang ada di Kota Wamena Jumat (24/7) (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jayawijaya, Wamena, Wamena Kota menyatakan sampai saat ini 5 dari 6 dapur MBG yang beroperasi di wilayah Kota Wamena.
Kepala SSPG Jayawijaya Wamena, Wamena Kota Melkyas Tangkelangan, S.IP menyatakan Dapur MBG yang baru beroperasi itu di wilayah Jayawijaya ada di dua distrik pertama di Wamena kota ada 5 dapur namun yang beroperasi baru 4 dapur, dan ada 1 dapur di distrik hubikiak yang baru beroperasi pada Januari tahun ini.
“Untuk sekolah yang dilayani oleh dapur MBG yang ada di wilayah Distrik Wamena kota dan Hubikiak ini berfariasi artinya setiap dapur ini memiliki jumlah sekolah dan penerima manfaat yang berbeda- beda sesuai dengan jangkauannya,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos Jumat (24/7) di Wamena.
Sebagai contoh Melkyas mengaku untuk dapur yang dipegangnya melayani 7 sekolah yang ada di Distrik Wamena kota dengan jumlah pemerima manfaat dari data tahun ajaran kemarin ada 3714 siswa/siswi, sementara untuk dapur yang lainnya ada yang melayani 13 sekolah dan selebihnya tergantung dari lokasi dan jangkauan ke sekolah
“Jadi 7 sekolah dengan jumlah pemerima manfaat 3714 siswa siswi ini mulai dari tingkat TK/Paud hingga SMA/ SMK semua dilayani, begitu juga dengan 3 dapur lainnya yang ada di wilayah Kota Wamena,” kata Melkyas
Page: 1 2
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…