Ditempat terpisah, Dosen tetap di program Pasca Sarjana Magister Akuntansi dan Magister Manajemen dan mengajar mata kuliah Manajemen Keuangan Daerah, Entis Sutisna menyebut pemangkasan anggaran akan berimbas di Provinsi Papua.
Pertama dapat menghambat pembangunan infrastruktur karena Papua masih membutuhkan, bukan banyak infrastruktur jalan jembatan air bersih dan lainnya.
Dengan sendirinya pekerjaan proyek strategis yang dibutuhkan masyarakat bisa tertunda dan dihentikan.
“Pemangkasan anggaran bisa berdampak pada tingginya tingkat pengangguran dan angka kemiskinan, karena proyek pembangunan di Papua terutama program sosial bisa memberikan lapangan kerja di Papua. Saya khawatir, dengan pemangkasan ini meningkatkan angka pengangguran,” ucapnya.
Selain itu, bisa berdampak pada pelayanan publik, seperti bidang kesehatan, pendidikan dan pelayanan air bersih.
“Pemangkasan anggaran juga berdampak pada pengembangan ekonomi kerakyatan melalui UMKM, pengembangan seni dan kerajinan lokal,” pungkasnya. (dil).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wakil Komandan Kodaeral XI, Laksma TNI Wawan T. Atmaja, turut mendampingi meninjau langsung lahan ketahanan…
Ketua Pelaksana Harian KPA Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan penanganan HIV tidak bisa hanya dilakukan…
Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya memastikan akan mempersiapkan mobilisasi massa kembali. Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom…
Kegiatan budaya tahunan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, bersama sejumlah pejabat…
Kehadiran Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dalam kegiatan Latihan Kader Kepemimpinan (LKK) tahun 2026 yang…
Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua melalui Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menyatakan bahwa hingga saat…