

Prof. Dr. Julius Ary Mollet (foto: Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Penyampaian Presiden Prabowo terkait 5 janji dalam pidatonya dianggap bisa membawa nilai positif bagi Papua. Lima janji tersebut mulai dari menghilangkan kemiskinan, mengubah subsidi jadi langsung ke penerima, swasembada pangan, swasembada energi dan hilirisasi.
“Kalau dicermati ada banyak yang menarik terlebih nantinya untuk Papua yang memang membutuhkan banyak perubahan,” kata Prof. Dr. Julius Ary Mollet, SE, MBA, MTDev, Dip. lED, Ph.D selaku Ketua Pusat Studi Pengembangan Ekonomi Inklusi & Pengentasan Kemiskinan Papua LPPM Uncen menjelaskan, Selasa (29/10).
Diakuinya, untuk Indonesia Timur, khususnya Papua kerap kali menjadi imbas dari kebijakan yang diambil oleh pemerintah dalam hal kebijakan.
“Misalnya harga BBM, memang saat ini pemerintah pusat telah menjalankan program BBM satu harga dengan subsidi akan tetapi lebih baik lagi jika subsidi tersebut diberikan langsung kepada penerima, karena dengan demikian masyarakat bisa langsung menggunakan. Bahkan bisa dilihat mana masyarakat yang miskin mana yang mampu, agar penyalurannya lebih tepat sasaran, ” katanya Ary Mollet.
Page: 1 2
Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…
Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…
Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…
Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…
Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…