Berdasarkan hasil analisis sementara, AKBP Fauzan menduga aksi ini berhubungan dengan situasi politik pasca-pilkada. Pasalnya hingga kini, masih banyak warga dari berbagai kampung yang datang ke Kota Mulia untuk mendukung pasangan calon bupati masing-masing dan belum kembali ke kampung asalnya.
“Sejak pilkada, banyak warga dari kampung tinggal di Kota Mulia menunggu proses pelantikan bupati terpilih. Ini memicu tingginya kebutuhan ekonomi dan berpotensi meningkatkan angka kriminalitas,” jelasnya.
Ia menyebut, meski ketegangan antar pendukung paslon sudah mereda, keberadaan massa yang masih menetap di Kota Mulia menjadi tantangan tersendiri bagi keamanan daerah. “Kriminalitas meningkat sejak pilkada karena warga yang tinggal sementara di Kota Mulia harus memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Ini menambah beban ekonomi keluarga yang ditumpangi,” tuturnya.
Meski demikian, Kapolres memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Puncak Jaya masih relatif kondusif. Aparat keamanan terus meningkatkan patroli dan pengamanan guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat. “Kami tetap melakukan pengamanan ketat dan berharap situasi tetap kondusif,” pungkas AKBP Fauzan. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Untuk menjernihkan air yang dipompa dari Rawa Biru ke setiap pelanggan PDAM di Merauke, Kementrian…
nggota Komisi II DPR RI sekaligus Ketua Panitia Khusus (Pansus) UU Otonomi Khusus (Otsus) Papua,…
Fakhiri menegaskan, penguatan regulasi Otonomi Khusus menjadi penting agar pembangunan di Papua tetap berjalan meski…
Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari pesawat Piper PA 23-250…
Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…
Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…