

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP (foto:Denny/Cepos)
WAMENA – Pemkab Jayawijaya memastikan jika penanganan pasca banjir hingga saat ini belum dilakukan, sebab ada dua alasan yang memperngaruhi, pertama belum ada perpanjangan tanggap darurat dan kedua bantuan yang terkumpul dinilai belum mencukupi untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak.
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP. M.KPmenyabutkan penanganan pasca banjir hingga saat ini belum dilakukan karena surat keputusan (SK) penanganan banjir ini sudah berakhir dan belum diperpanjang sehingga belum bisa mengambil langkah tersebut.
“Sementara untuk bantuan yang masuk kususnya beras itu rata -rata hanya 2 ton, 1 ton, ada yang juga 10 karung sehingga ini belum mencukupi untuk disalurkan, oleh karena itu masyarakat jangan beropini publik yang negatif saja kalau bantuan banyak namun belum disalurkan,”ungkapnya saat di temui di kantor Bupati Jayawijaya. Selasa (27/5)
Wakil Bupati mempersilahkan untuk melakukan pengecekan sendiri ke posko jumlah bahan makanan yang ada, contoh untuk bantuan dari PT Freeport Indonesia itu 2 Ton beras dan bahan makanan lainnya, kalau bantuan dana yang didapatkan itu dari Yahukimo Rp 1 Milyar dan Yalimo Rp 500 juta.
Page: 1 2
Kementrian Dalam Negeri RI bersama Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan delapan pemerintah kabupaten bersama unsur…
Kepala Cabang PT SPIL Merauke Puji Harmoko, ketika ditemui media ini mengungkapkan pembongkoran kontainer yang…
Sebuah minibus Dutro yang mengalami kecelakaan pada Jumat (15/5) lalu diduga karena kecepatan tinggi saat…
Dengan suara penuh empati dan ketegasan, ia mengingatkan bahwa Wamena bukan hanya sebuah kota, tetapi…
Banyaknya pengungsi yang masuk ke tempat tersebut membuat Pemprov Papua Pegunungan sejak semalam berupaya untuk…
Menurut BTM, manajemen berharap Komdis PSSI dapat melihat kronologi persoalan secara lebih jeli, bijaksana, dan…