

Dr. Renida J. Torobi, S.Sos., M.Si
JAYAPURA – Pengamat Politik sekaligus Ademisi Universitas Cenderawasih (Uncen) Dr. Renida J. Torobi, S.Sos., M.Si menyebut wajah demokrasi di Papua pasca Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan gubernur dan wakil gubernur Papua mengarah kepada demokrasi yang beku.
Demikian ia sampaikan karena pelaksanaan PSU Papua pasca keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dinodai dengan banyaknya dugaan kecurangan-kecurangan yang dilakukan yang seharusnya tidak dilakukan oleh peserta pemilu.
Disatu sisi Renida juga menyebutkan bahwa pelaksanaan PSU paska putusan MK berlangsung demokratis. Hal ini ia sampaikan jika melihat dari proses yang berjalan selama ini dilakukan oleh pihak penyelenggara yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan pengawas pemilihan umum (Banwaslu) Papua.
“Jadi proses yang sudah berjalan itu sudah demokratis sebenarnya. Ketika dilihat dari tugas dari penyelenggara baik KPU maupun Bawaslu sudah luar biasa baiknya dalam proses persiapan-persiapan sampai dengan proses yang terjadi,” kata Renida dalam keterangan kepada Cenderawasih Pos, Rabu (27/8).
Page: 1 2
Badan Gizi Nasional (BGN) resmi meluncurkan 13 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung pelaksanaan…
Tim yang diturunkan ke Wamena saat ini dari Menko Polhukam, BNPB, Danrem 172/ PWY, PLN…
Kepala BPS Jayawijaya Arther Purmiasa menyatakan Pada Bulan September 2026, terjadi inflasi sebesar 3,28 persen…
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel Adolof Andatu, Amd, Kep, SKM. ketika dikonfirmasi media ini…
Akibat kecelakaan tersebut, satu dari sembilan orang Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di atas…
Poster yang beredar luas di media sosial tersebut sempat memicu keresahan warga Timika. Narasi di…