

Ketua dan anggota Dewan Kehormatan MRP konferensi pers mengeluhkan ketersediaan Sarpras untuk DK di MRP, Rabu (27/8). (foto: Karel/Cepos)
JAYAPURA-Dewan Kehormatan (DK) Majelis Rakyat Papua (MRP) mengeluhkan ketersediaan sarana dan prasarana kerja di Kantor MRP. Meski sudah dua tahun menempati gedung baru, hingga kini DK MRP belum memiliki ruang rapat pleno sendiri. Kondisi ini dinilai menghambat kinerja lembaga tersebut dalam menjalankan fungsi dan tugasnya.
Ketua DK MRP, Dorince Mehue, menegaskan bahwa keberadaan ruang rapat pleno menjadi kebutuhan mutlak. Pasalnya, DK MRP merupakan salah satu alat kelengkapan dewan (AKD) permanen di tubuh MRP.
“Sudah dua tahun kami berada di gedung baru ini, tetapi sampai sekarang belum memiliki ruang rapat pleno sendiri. Kami harap Sekretaris MRP segera memperhatikan hal ini,” tegas Dorince kepada wartawan di Jayapura, Rabu (27/8).
Ia menjelaskan, sesuai aturan di internal MRP, seharusnya tersedia dua ruang sidang beserta palu sidang. Satu untuk pimpinan MRP, dan satu lagi khusus untuk Dewan Kehormatan. Namun kenyataannya, hingga kini fasilitas tersebut belum juga terpenuhi.
“Kondisi ini sama saja dengan melemahkan peran dan tugas DK MRP. Kalau sampai sekarang tidak disediakan, maka kami menilai ada upaya melemahkan peran DK,” ujarnya.
Page: 1 2
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…
Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…
Dalam putusannya, MK mewajibkan adanya informasi yang jelas dan benar mengenai label warna serta simbol…
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani sebelumnya menjelaskan, pemenuhan ratusan…
Anggota Komisi II DPRP dari Daerah Pemilihan (Dapil) Biak Numfor dan Supiori, Johanes Wakum, menyatakan…