

Proses rekonstruksi pembunuhan dua anggota brimob di Jalan Trans Nabire–Enarotali, Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, oleh aparat gabungan, Selasa (26/8) (Foto:Satgas ODC)
JAYAPURA-Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Nabire menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana terhadap dua anggota Brimob Yon C Nabire, yakni Brigpol M. Arif Maulana dan Briptu Nelson C. Runaki. Rekonstruksi berlangsung di lokasi kejadian, Jalan Trans Nabire–Enarotali, Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Selasa (26/8).
Proses konstruksi tersebut memperagakan sebanyak 21 adegan untuk menggambarkan secara detail kronologi pembunuhan yang terjadi pada Rabu (13/8) sekitar pukul 08.45 WIT. Dalam rekonstruksi, tersangka, Suplianus Bagau alias Siprianus Weya alias Supli (31), dihadirkan secara langsung guna memperagakan perannya. Sejumlah saksi juga turut dihadirkan untuk melengkapi proses rekonstruksi.
Berdasarkan hasil rekonstruksi, aksi pembunuhan dipimpin oleh Aibon Kogoya dan dilakukan dengan pembagian tugas ke dalam tiga kelompok. Kelompok Pertama, YM, YW, dan KM. Mereka bertugas menembak Brigpol M. Arif Maulana di Tempat Kejadian Perkara (TKP) 1.
Kelompok Kedua, TG dan Suplianus Bagau. Keduanya melakukan penembakan terhadap Briptu Nelson Runaki di TKP 2. Kelompok Ketiga, Aibon Kogoya bersama HM. Mereka berperan sebagai pengawas, memantau situasi di sekitar lokasi pembangunan jalan dan alat berat excavator.
Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…
Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…
Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…
Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…