Ia melihat dalam proses PSU ini, banyak anggota KPU yang dalam proses perjalannnya tersingkir akibat tidak adanya netralitas dan integritasnya yang tentunya merugikan publik dan institusi KPU sebagai lembaga penyelenggara. Oleh karena itu, diharapkan bagi seluruh managemen sekretaris dan anggota KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota dapat menjalankan PSU dengan penuh tanggung jawab dan tidak menempatkan kepentingannya sebagai dasar utama sehingga merusak pesta demokrasi yang dinantikan masyarakat di Papua.
“Jadi konsep atau pemahaman bahwa ini menjadi agenda akbar yang harus disukseskan patut dipegang teguh. Hilangkan ego atau kepentingan yang lebih kecil untuk kemaslahatan. Publik tentunya menanti bahwa pesta ini bisa berjalan secara lancar dan terhormat,” tutupnya. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurut Dr. Methodius Kossay, data OAP yang akurat dan valid memang sangat krusial dalam menentukan…
Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Jayapura Anitha Hening Yocku dalam keterangannya di Jayapura, Kamis,…
"Generasi muda Papua adalah aset penting bangsa. Kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk membimbing,…
Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius V.D.P Helan, memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama perayaan…
Menjelang perayaan Hari Raya Trisuci Waisak, umat Buddha di Kota Jayapura mulai sibuk bersiap. Vihara…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua mendistribusikan bantuan logistik ke Kabupaten Mamberamo Raya mengantisipasi…