Categories: BERITA UTAMA

MRP Dinilai Belum Memaksimalkan Peran

Menanggapi terkait dengan ‘MRP ditinggalkan’, guru besar Uncen itu berpendapat bahwa MRP sebenarnya tidak ditinggalkan tetapi justru harus berperan dalam tugas dan fungsinya sebagai lembaga representasi masyarakat adat Papua. Namun disatu sisi, jika MRP merasa ditinggalkan berarti MRP belum memainkan peranannya sebagai lembaga kultural sebenarnya, sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang otonomi khusus.

Disisi lain, guru besar ilmu sosiologi itu berpendapat miss komunikasi muncul apabila aturan yang dibuat oleh lembaga kultural tersebut tidak berjalan atau tidak dibuatkan sama sekali. Peraturan yang dimaksud misalnya peraturan terkait dengan tanah adat, hak ulayat dan sebagainya. “Jadi kedudukan MRP ini harus sering berdialog dengan pemerintah baik pusat maupun provinsi untuk bagaimana pembangunan di dalam wilayah adat, institusi adat itu haru bicara dengan MRP,” jelas profesor.

Ave berharap MRP memiliki data-data, dokumen lengkap tentang masalah adat yang melibatkan orang asli Papua. Sehingga lembaga ini tidak terkesan pasif dan ditinggalkan. MRP menurutnya harus memiliki aturan afirmasi yang jelas dalam konteks representasi budaya. Sehingga, aturan-aturan MRP sebagai jatidiri masyarakat Papua tidak bertolak belakang dengan aturan pemerintah.

“MRP tidak ditinggalkan. Ini hanya terjadi miss komunikasi. Miss komunikasi ini harus segera diperbaiki agar peran MRP, pemerintah dalam pembangunan daerah otonomi khusus dapat berjalan secara baik,” pungkas profesor. (jim/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Pemprov Papeg Terima Sertifikat KIPP Gunung Susu Seluas 72,5 HektarPemprov Papeg Terima Sertifikat KIPP Gunung Susu Seluas 72,5 Hektar

Pemprov Papeg Terima Sertifikat KIPP Gunung Susu Seluas 72,5 Hektar

Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…

19 hours ago

Perubahan APBD Papua Dikebut, Sejumlah DBH Belum Masuk

  Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…

20 hours ago

Tahan Rasa Nyeri di Tulang Belakang, Demi Pulang Bawa Uang Untuk Keluarga

  Di sepanjang jalan utama menuju pelabuhan, sejumlah kendaraan datang silih berganti. Di antara suara…

21 hours ago

Warga Kampung Amunkay Harus Rela Antre Panjang untuk Dapatkan Mitan

Pantauan media ini, antrean panjang didominasi kaum ibu. Di bawah terik matahari,  mereka datang dengan…

22 hours ago

Ada Monopoli Lapak Ilegal hingga Potensi Konflik di Pasar Otonom

   Langkah tegas Pemerintah Kota Jayapura tersebut, menurut Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Jayapura,…

22 hours ago

250 Anak Terlantar di Mimika, Tidak Adanya Rumah Singgah Jadi Kendala

Untuk mendata dan menjangkau ratusan anak tersebut, Dinsos memobilisasi 24 kader yang tersebar di berbagai…

23 hours ago