Categories: BERITA UTAMA

AKD Belum Final, Masih Ngotot-ngototan

JAYAPURA-Meski terkesan mudah karena hanya mengirimkan nama untuk dimasukkan ke Alat Kelengkapan Dewan (AKD), ternyata proses pemilihan atau pemasangan AKD di DPR Papua belum juga selesai.

  Para pimpinan DPRP sebelumnya melihat proses ini tidak akan serumit ini, namun ternyata harus molor. Bahkan kemungkinan depan barulah ada kemungkinan. Tak lepas dari   adanya protes atau ketidaksepahaman dan masih ngotot-ngototan terkait nama maupun aturan utama.

   Selain itu ada juga nama yang sama namun menduduki dua posisi pimpinan, sehingga mendapat protes dari anggota lainnya. Wakil Ketua III DPR Papua, Yulianus Rumboirussy menyampaikan bahwa jika sesuai aturan seharusnya dalam kurun waktu 2,5 tahun   rooling AKD sudah rampung. Namun ini agak molor karena kesibukan batin.

   “Tapi sudah dilakukan dan seluruh proses semua berjalan baik meski ada dinamika sedikit yang muncul. Kami belum sempat  mengesahkan saat rapat paripurna, karena masih ada kendala teknis dan ada masalah internal yang butuh cooling down,” aku Rumboirussy.

   Ia  melihat masih ada riak – riak kecil, namun ini dikatakan masih sebatas normal. “Lalu ada kelalaian sehingga ada 1 teman yang tidak sengaja terpilih di dua alat kelengkapan yang berbeda sebagai pimpinan. Secara aturan atau tatib ini memang tidak boleh. Unsur pimpinan tidak boleh menjabat sebagai pimpinan AKD,” imbuhnya.

   Pimpinan hanya boleh berkumpul di Banggar atau Bamus, tapi karena telah tercatat di dua tempat, akhirnya DPRP akan menyatukan kembali. “Kami masih di luar Papua, nanti setelah kami rapat untuk menentukan semuanya. Mungkin minggu depan sudah selesai,” tutupnya. (ade/tri)

newsportal

Recent Posts

Mendagri: 29 Persen Masyarakat di Papua Tak Miliki Rumah

Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…

13 hours ago

Sempat Menanyakan Saya Salah Apa

Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…

14 hours ago

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

4 days ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

4 days ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

4 days ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

4 days ago