

Yakobus Richard (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fisip Uncen, Yakobus Richard mengatakan tahapan kampanye dan jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang sedang berlangsung saat ini mempertaruhkan independensi penyelenggara.
“Netralitas itu harus dijunjung tinggi oleh penyelenggara Pemilu dalam hal ini KPU sampai ditingkat bawah, begitu juga Bawaslu. Sebab dua lembaga ini memiliki kehormatan,” kata Yakobus saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis (26/9).
Terlebih kata Yakobus, para pasangan calon (Paslon) menaruh harapan bahwa penyelenggara harus bekerja dengan baik dengan menghindari konflik konflik kepentingan.
“Jika penyelenggara tidak bekerja dengan baik bisa menganggu tahapan Pilkada, atau mungkin para Paslon akan menggunakan cara-cara yang kurang baik untuk memenangkan diri mereka,” ujarnya.
Untuk menyukseskan Pilkada di tanah Papua, Yakobus meminta masyarakat turut ambil andil dengan cara melakukan pengawasan tahapan ini.
“Penjabat Gubernur Papua bisa memberikan tanggapan yang sifatnya mencairkan suasana hari ini, kita tidak mau apa yang sudah disepakati saat deklarasi bahwa Pilkada harus damai namun kenyataannya sebatas formalitas belaka. Sedangkan fenomena gunung es belum disentuh hingga akar permasalahannya,” jelasnya.
Page: 1 2
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…
Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…
Pernyataan tersebut menjadi pembuka dari sederet kebijakan dan program yang diklaim akan meningkatkan kesejahteraan pekerja…