

Kombes Pol Victor Mackbon (Gamel Cepos)
JAYAPURA – Proses pengungkapan terhadap kasus laka lantas yang terjadi di Koya Koso dimana dari tabrak lari ini menewaskan dua pemuda yakni Kuple Taniau dan Isak Merahabia ini masih menjadi PR yang tengah ditelusuri oleh penyidik.
Kecelakaan pada 29 Agustus di Jl Trans Arso – Jayapura ini masih nampaknya membutuhkan waktu lebih untuk mengungkap siapa sopir yang diduga melindas kedua korban.
Kapolreta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon menyampaikan bahwa dalam proses penyidikan, pihaknya mengalami kendala pada petunjuk dimana saat kejadian tak ada saksi mengetahui persis kecelakaan tersebut sehingga polisi harus menelusuri pelan – pelan. Meski demikian Kaplresta menyatakan bahwa pihaknya tetap memberi atensi dan meminta penyidik untuk tetap semangat mengungkap kecelakaan itu.
“Ya, kami mengalami sedikit kendala pada petunjuk karena memang petunjuknya sangat minim. Tapi saya selalu update dengan penyidik di Koya atau Satlantas seperti kemarin mereka mencari keterangan di Keerom dengan menggali kemungkinan – kemungkinan dan yang saya sampaikan adalah harapan kami ini terus ada, jangan justru terputus sebab ini masih jadi tunggakan kami,” aku Kapolresta.
Sebagaimana diketahui kecelakaan ini terjadi pada 29 Agustus dini hari lalu dimana dua korban ditemukan tergeletak di pinggir jalan yang diyakini menjadi korban tabrak lari. Yang terlibat adalah mobil hanya untuk jenisnya belum diketahui pasti. Sementara barang bukti yang sempat ditemukan di sekitar lokasi kejadian adalah dash board mobil tersebut. “Ya itu yang tertinggal,” imbuh Kapolresta. (ade/wen)
Bagi Kota Jayapura, keberhasilan Nelce bukan sekadar prestasi seorang pelajar. Ada nama sekolah, keluarga, Kota…
Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…
Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…
Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…
Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…