“Sepanjang belum ada penetapan daerah operasi militer, maka penanganan kasus seperti ini menjadi tanggung jawab polisi dengan dukungan TNI,” pungkasnya. Sebelumnya, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM) mengeklaim bahwa mereka menembak mati sebanyak delapan orang pendulang emas ilegal di Korowai, Kabupaten Yahukimo pada Selasa, 19 Mei 2026.
Dalam video berdurasi lima menit, Mayor Kopitua Heluka selaku Komandan Operasi Kodap XVI Yahukimo, mengatakan bahwa delapan orang yang ditembak merupakan intelijen yang menyamar untuk memata-matai pergerakan OPM di Yahukimo. (fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Pelaku yang berprofesi sebagai sopir transportasi online (Maxim) ditangkap di Jalan Manokwari, tepatnya di samping…
Selain penegakan hukum, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan anak dan pola pengasuhan dalam keluarga…
Ketujuh tersangka masing-masing berinisial MB, AB (23), LS (26), DA, NS, KB, dan SP. Seluruhnya…
Langkah ini diambil sebagai respons cepat pasca-insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA)…
Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih, Yakobus…
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Rory Cony Huwae, mengatakan penyumbang terbesar penerimaan pajak…