“Kami tidak ingin persoalan-persoalan yang seharusnya bisa diselesaikan justru menjadi rumit karena ketidakprofesionalan dalam manajemen keuangan. Oleh karena itu, kami minta pendampingan dari provinsi agar ke depan hal serupa tidak terulang,” terang Max Ohee.
Ia pun menaruh harapan besar bahwa hasil pertemuan dengan Pj. Gubernur menjadi langkah awal perbaikan kinerja kelembagaan MRP, terutama di sektor sekretariat dan pelayanan administratif. Dengan begitu, fungsi MRP sebagai lembaga representatif orang asli Papua (OAP) bisa berjalan maksimal.
“Pada prinsipnya, kami hadir di MRP sebagai penyambung lidah masyarakat OAP. Kami ingin masyarakat hidup sejahtera. Untuk itu, segala hal yang berkaitan dengan tugas dan fungsi kami di dalam lembaga harus dikelola dengan baik,” pungkas Max Ohee. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…
Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…