Tambah Steve menjelaskan masa kampanye pada PSU kali ini sangat berbeda dengan kampanye yang dilakukan pada September 2024 lalu. Jika tahun (2024) lalu pelaksanaan kampanye begitu meriah dan penuh euforia sekarang tidak lagi. Pasangan calon akan lebih banyak melakukan sosialisasi.
Tak hanya itu, pelaksanaan debat Paslon juga hanya dilakukan satu kali, itu pun dilakukan di Kota Jayapura, tidak lagi siaran TV nasional namun disiarkan di YouTube atau TV lokal. Ini dilakukan untuk menghemat anggaran.
“Nanti proses debat juga hanya satu kali dan disiarkan secara lokal juga,” kata Steve.
Sementara dijelaskan Steve bahwa untuk pemungutan suara dijadwalkan pada, 6 Agustus 2025 mendatang dan berakhirnya masa kampanye bagi Paslon diperkirakan, 2 Agustus 2025, dikarena tiga hari sebelum pemungutan suara memasuki masa tenang. (kar/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Aset gedung yang dikembalikan tersebut berupa Gedung Negara yang digunakan sebagai Kantor Gubernur Papua Selatan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menegaskan pentingnya disiplin dan integritas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di…
Wakil Bupati Keerom, Daud, memberikan apresiasi apresiasi dan penghargaan kepada seluruh panitia, khususnya Sanggar Seni…
Wakil Ketua II DPRK Kabupaten Jayapura, Petrus Hamokwarong, meminta tenaga honorer dan calon Pegawai Pemerintah…
Menurutnya, dalam pelaksanaan SE tahun 2026 ada dua periode yang pertama komunikasi, koordinasi dan diplomasi,…
Bupati Markus Octovianus Mansnembra mengajak semua komponen untuk menjadikan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sebagai…