Categories: BERITA UTAMA

Capaian Kinerja  dan Sasaran Tahun 2021 Meningkat Cukup Signifikan

DPRP Bahas Laporan Pertanggungjawaban Gubernur

JAYAPURA-Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Papua tahun anggaran 2021  akhirnya dibacakan dalam  rapat paripurna pembahasan Raperdasi tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2021 di ruang sidang DPRP, Selasa (26/7).

Gubernur Papua, Lukas Enembe  diwakili oleh Sekda, Ridwan Rumasukun memberi  penjelasan konkrit bahwa laporan pertanggungjawaban ini merupakan wujud kinerja pemerintah tahun ketiga dari pelaksanaan RPJMD Papya tahun 2019 – 2023.

Dijabarkan oleh Rumasukun bahwa Laporan Realisasi Anggaran (LRA) periode 1 Januari hingga 31 Desember 2021 sebesar Rp 13,8 triliun atau 94,62 persen dari target yang ditetapkan dalam APBD setelah perubahan sebesar Rp 14,6 triliun.  Lalu kontribusi pendapatan terbesar berasal dari transfer pemerintah pusat sebesar Rp 11,7 trilun dan realisasi belanja daerah  periode 1 Januari hingga 31 Desember 2021 adalah 14,8 triliun dari anggaran Rp 17,5 triliun sedangkan yang tidak terealisasi sebesar Rp 2,7 triliun.

Dijelaskan juga bahwa realisasi belanja daerah tahun anggaran 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp 2,2 triliun dibanding realisasi belanja tahun 2020 yaitu Rp 12,6 triliun. Disini dikatakan biaya operasional memiliki  porsi 72,40 persen lebih besar dibanding porsi belanja modal 7,51 persen. Lalu pendapatan operasional Pemprov pada tahun 2021 sebesar Rp 14,7 triliun dan biaya operasional pemerintah pada tahun yang sama sebesar Rp 15,7 triliun. Lalu surplus atau defisit dari kegiatan operasional  hingga 31 Desember adalah sebesar Rp 983 miliar sedangkan pos saldo akhir Pemprov di tahun 2021 sebesar Rp 1,9 triliun.

“Secara umum capaian kinerja  dan sasaran pada tahun 2021 memperlihatkan peningkatan yang cukup signifikan. Kami telah membangun pondasi kebangkitan Papua di segala bidang,  terwujudnya kehidupan sosial yang aman, damai beretika dan demokratis. Kiranya pokok – pokok penyampaian  pertanggungjawaban APBD  tahun anggaran 2021 bisa  menjadi catatan dan dievaluasi bersama untuk perbaikan,” beber Rumasukun.

“Kebutuhan masyarakat terus tumbuh disisi lain perlu kerja keras semua pihak dalam mewujudkan Papua bangkit, mandiri , sejahtera dan berkeadilan,” tutupnya.

Sementara Wakil Ketua 1 DPR Papua, Yunus Wonda menyampaikan bahwa dari apa yang dipaparkan oleh Pemprov nantinya ditanggapi oleh masing-masing komisi maupun fraksi. “Kami berharap catatan ini bisa menjadi koreksi bagi semua. Yang pasti perlu diberi catatan untuk perbaikan atau melihat apa yang dirasa perlu dikoreksi,” imbuh Yunus.

Iapun menyampaikan bahwa agenda tersebut akan disampaikan oleh komisi dan fraksi pada agenda sidang  berikutnya. (ade/nat)

newsportal

Recent Posts

Arthur Viera: Persipura Bukan Sekadar Klub

Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…

5 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

6 hours ago

Fenomena Blue Moon, Warga Pesisir Waspadai Pasang Air Laut

Fenomena astronomi langka Blue Moon atau Bulan Biru diprediksi akan kembali terjadi dalam waktu dekat.…

7 hours ago

Dari 5 Kasus, Amankan 9 Tersangka dengan Barang Bukti 2,5 Kg Ganja

Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura berhasil mengungkap lima kasus tindak pidana narkotika jenis…

8 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

9 hours ago

Harga Bapok di Pasar Melejit, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli

Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…

10 hours ago