

Suasana sosialisasi Kesetaraan Perempuan Dalam Hak Dipilih dan Memilih yang digelar Bawaslu Papua di Kota Jayapura, Selasa (26/7). (FOTO:Elfira/Cepos)
Banyak Potensi Perempuan Papua yang Belum Terjamah
JAYAPURA-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Papua mendorong para perempuan di Papua untuk terlibat aktif dalam proses demokrasi. Hal ini sebagai upaya mewujudkan kesetaraan perempuan dalam hak memilih dan dipilih.
Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Papua, Ronald Manoach menyebut, banyak potensi perempuan Papua yang masih terkubur atau belum terjamah. Karena itu, penting agar semua pihak mendorong para perempuan untuk bisa aktif dan terlibat dalam proses demokrasi.
“Ibu-ibu kalau pasif dalam politik dan proses demokrasi itu sangat disayangkan, karena potensi para perempuan Papua sangat besar,” kata Ronald pada kegiatan Sosialisasi Kesetaraan Perempuan Dalam Hak Dipilih dan Memilih yang digelar Bawaslu Papua di Kota Jayapura, Selasa (26/7).
Ia pun meyakini jika potensi perempuan di Papua ini bisa digali melalui kolaborasi berbagai pihak, maka SDM dalam proses demokrasi baik itu penyelenggara, politisi, wakil rakyat dan pemerintahan bisa diisi oleh perempuan hebat.
“Melalui diskusi ini, Bawaslu mengharapkan bisa memacu dan membuka ruang bagi perempuan untuk terlibat aktif baik sebagai pemilih tapi juga sebagai calon untuk dipilih,” ucapnya.
Ia berharap tahun 2024 tidak ada lagi keributan persoalan masalah perempuan, dan yang menjadi catatan penting bagi jajaran Bawaslu dan KPU yakni sebagaimana harapan perempuan dalam dunia politik dengan budaya patriarki.
“Dimana suara untuk mereka ada hanya saja mereka diaggap tidak layak ada dalam politik sebagai leader, sehingga suara itu dihilangkan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kabid PUGPPKB Provinsi Papua Adeltje Vs Pekade menyarankan kegiatan Sosialisasi Kesetaraan Perempuan Dalam Hak Dipilih dan Memilih yang digelar Bawaslu Papua jangan hanya saat ini, melainkan harus berlanjut.
“Jangan hanya saat ini namun harus berlanjut, sehingga pada akhirnya akan kelihatan setelah kegiatan ini apa yang menjadi target. Partisipasi masyarakat khususnya perempuan yang selama ini sangat jauh akan muncul dan akan kelihatan, sehingga ada kesetaraan dalam politik,” tegasnya. (fia/nat)
Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…
Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…
Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…
Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…
Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…