

Djimmy Yomaiwi Douw
JAYAPURA – Makan Bergizi Gratis atau yang dikenal sebagai program MBG masih menjadi topik yang terus diperbincangkan di tengah masyarakat. Sering ada keputusan yang pro kontra dari program tersebut.
Sejak resmi dijalankan tanggal 6 Januari 2025 hingga saat ini (Februari 2026), sudah banyak temuan yang merugikan terkait program MBG yang dirasakan oleh masyarakat. Baik oleh siswa, masyarakat, ataupun guru. Bahkan jika ditarik soal sistem penganggarannya ternyata untuk 1 hari mencapai Rp 1,2 triliun.
Angka yang sejatinya bisa memperbaiki wajah pendidikan Indonesia ketimbang berkutat dengan program yang terkesan hanya menguntungkan koorporate. Di Papua isu MBG terus menjadi sorotan utama di media massa maupun media sosial. Linimasa pemberitaan menunjukkan peningkatan tajam setelah muncul sejumlah kasus keracunan massal di beberapa daerah.
Menangapi itu Kepala Badan Gizi Nasional Papua, Djimmy Yomaiwi Douw justru menyatakan respon positif. Ia mengaku telah mengunjungi sekolah-sekolah di daerah terpencil Papua. Respons masyarakat terutama orang tua terhadap program tersebut sangat baik dan mendukung. Diakuinya kebanyakan penolakan dari orang tua timbul dari kekwatiran akan terjadi yang tidak diinginkan kepada anak dari makanan bergizi itu.
Kepala Distrik Bugi Mare Gombo menyatakan pemberian sanksi tegas atau denda adat ini dilakukan usai…
Tim Persipura Jayapura memulai kompetisi Championship 2026/2027 dengan kurang baik. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan saat ini sistem yang digunakan…
Pada laga yang berakhir dengan skor kacamata itu, Persipura hanya memainkan satu pemain asing mereka,…
Kapolresta Jayapura Kota KBP Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota…
Menurut Bima, kehadiran suporter memiliki peran penting untuk menambah semangat pemain ketika pertandingan berlangsung. Dukungan…