Djimmy menyebutkan bahwa kendala yang dihadapi pihaknya selama ini dalam pendistribusian MBG di tanah Papua adalah miss informasi antara petugas dan masyarakat. Karena itu ia berharap peran penting sekolah terutama kepala sekolah untuk memberikan pencerahan yang baik kepada orang tua dan siswa dalam setiap pemberian makanan gizi dilakukan.
“Kebanyakan informasi yang salah, itu tetap kita melakukan evaluasi. Kita berharap kepada kepala-kepala sekolah selalu memberikan informasi yang baik kepada masyarakat terutama siswa dan orang tua. Jadi yang kita lihat ini masalah informasi orang tua tidak terima, terpaksa anak juga ikut,” pungkasnya. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Pantauan di lokasi, sejak pagi ratusan warga mendayung perahu tradisional untuk menjemput speedboat yang ditumpangi…
Gubernur Apolo mengatakan kehadiran asrama diharapkan tidak hanya mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi…
Selain melihat dari dekat antrian kendaraan, Marthinus Pasang juga menemui pengelola SPBU dan pihak Rayon…
Sebanyak 50 peserta yang terdiri dari pemuda dan wirausaha pemula dari berbagai wilayah di…
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Jayawijaya kini dijabat oleh dr. Charles Manalagi, Sp.Og untuk periode…
Deivy menjelaskan, rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Keerom telah diawali dengan kegiatan pencanangan…