Pelaku mengaku meninggalkan Kiwirok menuju Jayapura pada Agustus 2025 dengan alasan berobat ke RS Vanimo, Papua Nugini, menggunakan surat rujukan Puskesmas Kiwirok akibat mengalami pembengkakan pada perut. Berdasarkan informasi tersebut, tim gabungan melakukan pelacakan hingga akhirnya berhasil menangkap yang bersangkutan.
Selain menyerang para nakes, Maam Taplo juga diduga terlibat dalam sejumlah aksi kriminal lain di Kiwirok, termasuk pembakaran fasilitas umum seperti Bank Papua, Puskesmas, Pasar, perumahan tenaga medis, hingga Kantor Distrik.
Ia juga diduga terlibat dalam penembakan di Lapangan Terbang Kiwirok, penyerangan terhadap Pos Brimob Resimen III, Pos Satgas Yonif 431/SSP di Okbibab, serta kontak tembak yang menewaskan Prada Beryl Kholif A.R. “Kami akan terus berupaya agar kasus ini dapat diungkap secara terang benderang,” tegas Kombes Yusuf (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Tim Sapu Bersih Penyalahgunaan Migas Provinsi Papua menemukan sejumlah indikasi penyalahgunaan dalam penyaluran BBM bersubsidi…
Persipura bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Mutiara Hitam sebelumnya menjadi salah satu kandidat…
Pembatasan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 19 Tahun 2026…
Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Dinas Kominfo Provinsi Papua, Thomas Sibi, menjelaskan bahwa…
Audiensi tersebut membahas sejumlah persoalan pertanahan yang terjadi di Papua, termasuk perkembangan penanganan…
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Keerom, Linus Pasarang, yang membuka kegiatan menegaskan pentingnya penguatan…