Categories: BERITA UTAMA

Ternyata Aparat Sempat Dipancing KKB

TNI/Polri di Puncak Siaga Satu

JAYAPURA – Pasca kejadian penembakan seorang penjaga kios bernama Lukman pada Kamis (24/8) kemarin, saat  ini seluruh aparat keamanan di Kabupaten Puncak melakukan siaga  satu untuk mengantisipasi bentuk serangan lain yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

“Ia, secara otomatis aparat TNI Polri melakukan siaga satu,” kata Kapolres Puncak, I Nyoman Punia melalui ponselnya Jumat (25/8).

Ia juga menyatakan bahwa pasca tertembaknya Lukman, kelompok tersebut sempat membakar dua bangunan yang lokasinya cukup jauh dari Polres. Hanya saja disini Kapolres menyampaikan bahwa yang dibakar bukanlah gudang beras melainkan dua rumah warga yang memang tidak ditempati.

“Itu rumah kosong, jadi bukan gudang beras. Mungkin salah persepsi saja,” jelas Punia.

Gudang beras yang sempat dibangun untuk penampungan bahan makanan saat Distrik Agandugume dan Distrik Lambewi terkena musibah iklim bulan Juli kemarin ini dikatakan masih aman karena berada di depan Polsek Ilaga dan bantuan beras juga sudah diterima masyarakat jadi  insiden pembakaran terakhir tidak menyentuh gudang beras tersebut.

Pembakaran seperti ini lanjut Punia juga biasa digunakan oleh KKB untuk memancing aparat jika  mendatangi lokasi kemudian akan dihajar dengan tembakan atau istilah polisi lainnya disanggong. 

“Itu pancingan saja, biasa mereka begitu. Pancingan dengan membakar kemudian kami mendatangi lokasi dan disana mereka (KKB) sudah menunggu untuk menembak pasukan. Tapi kami tidak terpancing sehingga mereka langsung pergi,” beber Kapolres.

  Disinggung soal kelompok yang menyerang penjaga kios Lukman, kata Kompol Punia pihaknya belum bisa memastikan dari kelompok mana namun ia menyatakan bahwa pelaku adalah KKB.

“Di Puncak ada tiga kelompok soalnya, ada kelompok Numbuk Telenggen, Kelompok Kalenak Murib dan Jelek Waker tapi kami belum bisa memastikan pelaku yang kemarin dari kelompok mana, masih kami selidiki,” imbuh Kompol Punia.

Ipaun menjelaskan bahwa  saat kejadian saat itu korban hendak menutup kios lalu datang OTK dan langsung keluarkan senjata lalu menembak hingga korban terjatuh. 

“Tapi korban sudah kami evakuasi kemarin ke Timika,” tutup Kapolres Punia. (ade/wen)

newsportal

Recent Posts

RSJ Abepura Siapkan Rehabilitasi dan Pelatihan Kerja ODGJ

Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura terus mendorong upaya kemandirian bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)…

1 hour ago

Sejarah, 13 Casis Lanud J.A. Dimara Lolos Pendidikan Tamtama TNI AU

Sebanyak 13 calon siswa (casis) yang dikirim melalui Lanud J.A. Dimara Merauke berhasil lolos seleksi…

2 hours ago

112 Tahun Injil di Skouw, Abisai Rollo Ajak Generasi Muda Setia kepada Tuhan

  Ibadah syukur yang berlangsung di Tugu Injil Pesisir Pantai Skouw, Kampung Skouw Yambe, tersebut…

3 hours ago

Kapolres: Dua penyelundup dengan satu kilogram ganja ditangkap di Biak

Dihubungi dari Jayapura, AKBP Arjuna mengatakan, dari pengakuan kedua tersangka, mereka ditangkap dalam dua hari…

4 hours ago

Aparat Gabungan Perketat Pengamanan di Jayawijaya

Langkah ini diambil guna menjamin keselamatan warga sipil serta menjaga keberlanjutan roda pelayanan publik di…

5 hours ago

Satpol PP Merauke Siap Tertibkan Kendaraan Antre BBM di Badan Jalan

Kepala Satpol PP Kabupaten Merauke, Fransiskus Kamijay, mengatakan penertiban tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga…

6 hours ago