Categories: BERITA UTAMA

Pil Koplo Akan Diedarkan ke Nelayan

RI mengaku memilih menjual Pil Koplo karena melihat belum ada yang menjual obat tersebut di Jayapura. Satu butir pil dijual seharga Rp3.000, sehingga nilai total dari 3.056 butir pil yang diamankan mencapai Rp9.168.000.

“Namun itu masih berdasarkan pengakuan tersangka. Kami akan terus dalami karena obat ini masuk kategori obat keras, dan harga jualnya bisa saja lebih tinggi,” tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka dinyatakan negatif narkoba. Namun, ia mengakui pernah menggunakan obat tersebut saat masih di Makassar.

“Tes urine menunjukkan hasil negatif. Tapi dulu, waktu di Makassar, dia sempat positif menggunakan obat ini,” ujar Febry.

Saat ini, penyidik tengah berkoordinasi dengan BPOM Jayapura untuk melakukan uji klinis terhadap obat yang diamankan. Obat keras seperti Pil Koplo hanya dapat digunakan berdasarkan resep dokter.

“Sampel obat sudah dikirim ke BPOM pada Senin (23/6/2025). Obat seperti ini tidak bisa diresepkan sembarangan, sehingga penting untuk diuji lebih lanjut,” jelasnya.

AKP Febry juga mengungkapkan bahwa peredaran Pil Koplo di Jayapura merupakan tren baru yang perlu diwaspadai. Tahun lalu, pihaknya juga mengungkap kasus serupa, dengan barang bukti kurang lebih 5.900 butir yang diperoleh dari seorang pedagang sayur keliling.

“Kami menduga peredaran Pil Koplo ini menyasar kalangan tertentu. Kalau ganja biasanya menyasar masyarakat lokal, namun untuk Pil Koplo ini, targetnya lebih kepada masyarakat luar. Oleh karena itu, kami akan terus antisipasi dan dalami,” tegasnya.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk turut aktif melaporkan jika menemukan hal-hal mencurigakan terkait peredaran narkotika di lingkungan sekitarnya. “Mari kita bersama menjaga Kota Jayapura agar tetap bersih dari bahaya narkotika. Segera laporkan kepada kami jika ada aktivitas yang mencurigakan,” pungkas AKP Febry (rel/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Ketemu Tupai Jinak, Kayu Bolong dan Guyuran HujanKetemu Tupai Jinak, Kayu Bolong dan Guyuran Hujan

Ketemu Tupai Jinak, Kayu Bolong dan Guyuran Hujan

Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…

11 hours ago

Komoditas Kayu Masih Jadi Andalan Ekspor Papua

BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…

12 hours ago

Abisai Rollo: Hutan Bakau Tetap Harus Dilestarikan!

Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan bakau di Jayapura, khususnya di wilayah Hamadi hingga Holtekamp, memiliki…

13 hours ago

Awasi Ketat UAS SD, Demi Objektifitas dan Integritas Ujian

Ujian ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dimulai sejak, Senin 4 Mei hingga Kamis, 7…

14 hours ago

Kelulusan Siswa SMAN 1, Jaga Nama Baik Sekolah

Menurutnya, kelulusan merupakan awal dari harapan baru bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang…

15 hours ago

Kibarkan Bintang Kejora Saat Kelulusan, Kobakma Ricuh

Kericuhanpun tak terhindarkan, aparat harus menghindari lemparan batu sambil melepas tembakan gas air mata. Dari…

15 hours ago