

MIMIKA – Seorang pria di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, yang bekerja sebagai pendulang tradisional diduga ditikam di area pendulangan ilegal di Mile 39, Distrik Kuala Kencana.
Pria yang belum diketahui identitasnya tersebut diduga mengalami tindakan kekerasan itu pada Selasa (24/6) pagi. Hal ini dibenarkan Kapolsek Kuala Kencana, AKP Djemi Reinhard saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (24/6).
“Kejadian tadi pagi, sekitar 06.00 WIT, kejadiannya di Mile 39,” kata AKP Djemi.
AKP Djemi Reinhard mengaku, sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan pendalaman terkait aksi penikaman tersebut. Dia menyebutkan, saat ini korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika dan telah mendapatkan penanganan medis.
Ditanya tentang identitas korban, AKP Djemi menjawab hingga kini pihaknya masih mencari tahu identitas korban,” ungkap AKP Djemi.
Begitu juga dengan pelaku, polisi masih melakukan pencarian terhadap orang tak dikenal tersebut (OTK). “Kami tadi sudah naik amankan lokasi karena dengar informasi adanya pelaku tetapi ternyata pelaku sudah turun ke Timika,” lanjutnya.
Sementara itu, terkait motif penikaman yang dialami korban hingga kini belum diketahui. AKP Djemi bilang, polisi masih melakukan pendalaman informasi untuk mencari tahu keberadaan pelaku. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Menurut Yunus, proses penyediaan makanan untuk program MBG tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Mulai dari…
Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit yang berkaitan dengan infeksi…
Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada III melalui program Guskamla Peduli “Aku Cinta Laut” menggelar Bhakti…
Rencana Pemerintah Kabupaten Jayapura menjalankan program pembinaan bagi warga yang terjerat kebiasaan mengonsumsi minuman keras…
"Pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkan kami atas nama Pemerintah dan masyarakat Provinsi Papua Selatan…
Wakil Gubernur Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan Informasi tersebut berkaitan dengan potensi…